Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marak Pelumas Kendaraan Palsu, Produsen Terus Lakukan Investigasi
Advertisement . Scroll to see content

Tips Membedakan Oli Asli atau Palsu, Ini yang Harus Anda Periksa

Kamis, 30 Desember 2021 - 16:29:00 WIB
Tips Membedakan Oli Asli atau Palsu, Ini yang Harus Anda Periksa
Tips membedakan oli asli atau palsu sengat penting bagi pengguna kendaraan agar tidak tertipu. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tips membedakan oli asli atau palsu sengat penting bagi pengguna kendaraan agar tidak tertipu. Oli (pelumas) merupakan liquid penting untuk kendaraan yang berfungsi melumasi semua komponen mesin mobil. 

Sebab itu, pastikan selalu mengganti oli mesin secara rutin. Namun, saat akan membeli oli Anda harus behati-hati. Banyak oknum nakal yang memproduksi oli palsu.

Kasus pemalsuan oli cukup banyak sehingga menimbulkan keresahan terhadap masyarakat pengguna kendaraan. Dilansir dari laman Suzuki, Kamis (30/12/2021), berikut lima tips membedakan oli asli atau palsu.

1. Perhatikan kondisi botol oli mesin
 
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan kondisi fisik kemasan oli mesin yang akan dibeli. Pastikan kemasan oli mesin dalam kondisi baru. 

Pelaku pemalsuan kebanyakan menggunakan botol bekas agar terlihat asli dan tidak mengeluarkan biaya extra dalam mencetak botol baru. Pabrikan oli asli tidak akan memproduksi botol daur ulang atau yang sudah usang.
 
2. Lihat kode dan nomor produksi pada botol oli mesin
 
Langkah kedua Anda bisa periksa kode produksi dalam botol oli mesin. Setiap pabrikan pasti memiliki kode/nomor identifikasi  yang didesain pada dua tempat berbeda, yaitu terletak pada tutup botol dan kedua pada botol oli. Samakan kode atau nomor produksi pada kemasan oli tersebut. Jika beda 1 angka beda dapat dipastikan Anda membeli oli palsu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut