Tren Audio Mobil Berubah di Era EV, Intip Perkembangannya di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Tren audio mobil di Indonesia ikut berubah seiring berkembangnya teknologi kendaraan dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid (HEV), hingga mobil listrik (EV). Sistem audio kini tidak lagi hanya menjadi perangkat hiburan, tetapi berkembang menjadi bagian dari kenyamanan dan arsitektur digital kabin.
Pada era mobil ICE, sistem audio harus bekerja menghadapi suara mesin, sistem pembuangan, getaran, serta gesekan roda. Karena itu, penggunaan amplifier berdaya besar, subwoofer, dan material peredam menjadi salah satu fokus untuk menghasilkan kualitas suara yang optimal.
Memasuki era hybrid, tantangan audio mobil semakin kompleks. Perpindahan antara motor listrik dan mesin bensin membuat tingkat kebisingan kabin dapat berubah secara signifikan.
Sementara pada era EV, kabin kendaraan yang lebih senyap menciptakan ruang yang lebih ideal untuk menikmati musik. Kondisi ini membuka peluang penggunaan teknologi seperti amplifier Class D, Digital Signal Processing (DSP), Dolby Atmos, dan 3D Spatial Audio.
Perkembangan teknologi kendaraan tersebut turut mendorong industri car entertainment di Indonesia menghadirkan produk dan layanan yang semakin imersif. Salah satunya dilakukan Asuka-Mirai Indonesia melalui Asuka-Mirai Xperience Point (AMEX) di kawasan Kemayoran, Jakarta.