Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Unjuk Gigi di Kancah Global, Tunner Car Audio asal Bandung Rebut Gelar Juara EMMA Asia
Advertisement . Scroll to see content

Tren Audio Mobil Berubah di Era EV, Intip Perkembangannya di Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 18:07:00 WIB
Tren Audio Mobil Berubah di Era EV, Intip Perkembangannya di Indonesia
Sistem audio kini tidak lagi hanya menjadi perangkat hiburan, tetapi berkembang menjadi bagian dari kenyamanan dan arsitektur digital kabin. (Foto Asuka)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tren audio mobil di Indonesia ikut berubah seiring berkembangnya teknologi kendaraan dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid (HEV), hingga mobil listrik (EV). Sistem audio kini tidak lagi hanya menjadi perangkat hiburan, tetapi berkembang menjadi bagian dari kenyamanan dan arsitektur digital kabin.

Pada era mobil ICE, sistem audio harus bekerja menghadapi suara mesin, sistem pembuangan, getaran, serta gesekan roda. Karena itu, penggunaan amplifier berdaya besar, subwoofer, dan material peredam menjadi salah satu fokus untuk menghasilkan kualitas suara yang optimal.

Memasuki era hybrid, tantangan audio mobil semakin kompleks. Perpindahan antara motor listrik dan mesin bensin membuat tingkat kebisingan kabin dapat berubah secara signifikan.

Sementara pada era EV, kabin kendaraan yang lebih senyap menciptakan ruang yang lebih ideal untuk menikmati musik. Kondisi ini membuka peluang penggunaan teknologi seperti amplifier Class D, Digital Signal Processing (DSP), Dolby Atmos, dan 3D Spatial Audio.

Perkembangan teknologi kendaraan tersebut turut mendorong industri car entertainment di Indonesia menghadirkan produk dan layanan yang semakin imersif. Salah satunya dilakukan Asuka-Mirai Indonesia melalui Asuka-Mirai Xperience Point (AMEX) di kawasan Kemayoran, Jakarta.

Chief Executive Officer PT Intersis Sejahtera Abadi (Asuka-Mirai Indonesia), Albert Lim mengatakan, AMEX dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada konsumen mengenal car entertainment secara langsung.

"Melalui Asuka-Mirai Xperience Point (AMEX), konsumen tidak hanya dapat melihat produk secara langsung, tetapi juga mendapatkan informasi, konsultasi, hingga merasakan langsung berbagai fitur sebelum menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan mereka," katanya.

Asuka-Mirai menggandeng CAS Audio dalam menghadirkan AMEX. Kolaborasi tersebut mencakup pemilihan produk, pemasangan, hingga layanan setelah pembelian.

Menurut Albert, konsumen yang menjadi target mencakup pemilik kendaraan yang ingin meningkatkan pengalaman berkendara melalui teknologi car entertainment, mulai dari hiburan, konektivitas, navigasi, audio, hingga fitur pendukung keamanan dan kenyamanan.

Produk yang tersedia hadir dalam berbagai kategori dan rentang harga. Untuk head unit, harganya mulai dari Rp2 juta hingga Rp18 juta. Sementara dashcam tersedia mulai dari Rp700 ribu hingga kisaran Rp3 jutaan, tergantung tipe, spesifikasi, dan fitur.

Pendiri dan Instalatur CAS Audio, Rokhim, mengatakan kehadiran AMEX diharapkan menjadi tujuan bagi konsumen yang ingin mencari sekaligus mencoba produk Asuka-Mirai.

"Harapannya Asuka-Mirai Xperience Point (AMEX)  menjadi satu jawaban dan tujuan utama bagi customer yang mencari produk audo, baik itu headunit android, dashcam, dvr ataupun headrest monitor," katanya.

Perubahan teknologi kendaraan membuat industri audio mobil di Indonesia menghadapi kebutuhan baru. Dari sekadar menghasilkan suara berkualitas, sistem car entertainment kini dituntut mampu mengikuti perkembangan elektrifikasi, efisiensi energi, konektivitas, hingga menciptakan pengalaman audio yang lebih imersif di dalam kabin.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut