Viral Kabel Charger BYD Bertegangan Tinggi Dipakai Ayunan Anak-Anak, Risiko Kerusakan Fatal
Kabel pada charger tersebut menggunakan sistem pendingin cairan. Membawa arus sangat besar, kabel memiliki konstruksi lebih berat dibandingkan kabel pengisian standar.
Untuk memudahkan pengguna, BYD memasang kabel pada rel berbentuk T di atas kepala yang dilengkapi mekanisme penarik pegas. Sistem tersebut membantu menopang bobot kabel sekaligus menjaga konektor tetap berada pada posisi yang mudah dijangkau.
Namun, konstruksi tersebut bisa menimbulkan risiko ketika digunakan tidak sesuai peruntukannya. Kabel dan konektor yang digantung pada rel dapat bergerak seperti pendulum ketika menerima beban tambahan.
Konektor pengisian daya sendiri memiliki bobot sekitar 3-5 kilogram. Ketika anak bergelantungan dan mengayunkan tubuh, mekanisme suspensi menerima gaya dinamis yang berbeda dari beban saat digunakan secara normal untuk mengisi kendaraan.
Risiko terbesar bukan hanya kemungkinan terjatuh atau terbentur konektor. Beban berulang juga berpotensi menyebabkan kerusakan mekanis pada lengan penarik, sambungan kabel, hingga sistem pelepas tegangan konektor.