10 Mobil Listrik yang Tidak Diketahui Banyak Orang, No 9 Mengejutkan
LONDON, iNews.di - Jauh sebelum era kendaraan listrik (electric vehicle) booming seperti sekarang, sejatinya sudah banyak pihak yang mengembangkan mobil ini. Namun, hanya sedikit orang yang mengetahui inovasi mereka.
Selama sejarah industri otomotif, banyak produsen besar serta penggemar mobil listrik mencoba membuat perbedaan di industri mobil. Dilansir dari Autopro, Minggu (18/2/2018), meski gagal, berikut beberapa pengembang mobil listrik yang sempat meluncurkan produk andalannya.
1. La Jamais Contente (1899)

La Jamais Contente menempati posisi penting dalam sejarah industri mobil listrik karena merupakan kendaraan listrik pertama yang memecahkan rintangan 100 km/jam. Inti mobil ini adalah mesin dual Postel-Vinay 25kW, bertempat di bingkai paduan.
La Jamais Contente membukukan rekor sprint di dunia pada 1899 dengan kecepatan 65,79 mph (105,87 km/jam). Sayang, catatan ini tidak dijaga lama dan dipecahkan mesin uap pada 1902.
2. Wilson (1935)

Partridge, Wilson & Co, perusahaan wiski, yang didirikan di Leicester pada 1934. Namun, produk yang dibawa perusahaan tersebut ke pasar setahun kemudian adalah mobil listrik yang lengkap.
Desain menarik yang diciptakan perancang terkenal Arthur Mulliner (desainer Rolls-Royce Phantom Classic) mengurangi stigma pengguna dengan putaran dinamo Motor 64V.
Harga mobil tersebut saat itu dua kali lebih mahal dari Morris Ten. Mobil ini bisa berlari pada jarak tempuh sekitar 65 km, kecepatan maksimalnya hanya sekitar 43km/jam, butuh waktu hingga setengah hari untuk mengisi penuh. Namun dengan total 40 mobil terjual, mobil ini menjadi kendaraan listrik paling sukses di Inggris antara 1918 dan 1939.
3. Henney Kilowatt (1959)

Henney Kilowatt adalah pelopor dalam menggantikan mesin pada model yang ada, didasarkan pada Renault Dauphine. Idenya berasal dari National Association of Electricians di Amerika Serikat, sebuah perusahaan mumi New York, Henney.
Sebanyak 32 unit dari total 47 dijual ke perusahaan milik negara. Sementara sisanya dijual seharga USD3.600. Bahkan sampai 1979, mobil-mobil ini masih dijual.
4. Compton-Leyland (1971)

Bristish Leyland, dengan prediksi gentingnya krisis minyak dan gas yang menyebabkan kekacauan, mengumumkan mobil listriknya pada 1971. Mesin tersebut menggunakan baterai timbal-asam yang diambil dari mobil.
Desain mobil ini terinspirasi Golf dan interior Mini. Model Compton-Leyland dikenal memiliki kecepatan tertinggi sekitar 50km/jam, waktu tempuh 9 jam untuk mengisi penuh listrik dan bisa menempuh perjalanan hingga 65km per charge.
5. McKee Sundancer (1974)

Pada 1974, produsen berbasis di McKee, Illinois menciptakan sebuah mobil trendi yang dirancang untuk mempromosikan teknologi baterai modern. Bob McKee memperkenalkan baterai mobil 6 volt untuk mobil golf.
Baterai ini bisa dengan mudah ditarik keluar dan diganti dengan baterai lain yang sudah terisi penuh. Bodi setinggi 1 meter dirancang untuk memastikan bahwa aerodinamika dan kap dirancang dengan gaya khas tahun 70-an.
Sundancer mampu melaju dari 0 hingga 50km/jam hanya dalam waktu 9,5 detik dan dapat menempuh jarak hingga 160km dengan sekali charge.
Namun, meski mobil ini dipromosikan saat krisis minyak 1980-an, hanya sedikit orang yang tertarik dengan kendaraan tersebut. Majalah Motor Trend menilai modelnya terlalu kecil untuk lalu lintas di perkotaan.
6. Lucas Electric Taxi (1975)

Banyak taksi di Kota London dioperasikan dan digunakan dua sampai tiga pemilik bersama. Pengemudi tidak menyukai Lucas Electric Taxicab, yang diproduksi pada 1975. Model ini telah menerima banyak ulasan buruk dari sopir taksi.
Poin pemakaian sehari-hari adalah jarak tempuh masing-masing muatan hanya sekitar 160 km. Kesan model ini adalah mobil kompak, desain stylish dirancang oleh Ogle Design, dan bisa mencapai kecepatan maksimal 90km/jam.
7. EAC Silver Volt (1980)

Salah satu pionir di mobil listrik Inggris, Mr Jon Samuel, datang ke Amerika dan mengubah Wagon Buick Century menjadi Volt Silver yang ramping. Mesin V6 yang digerakkan sistem baterai 144V, EAC menipu kinerja mobil dengan menambahkannya ke generator bertenaga minyak yang bisa memperpanjang jarak maksimum yang mungkin.
Volt Silver bisa menempuh jarak 100-160km dengan satu muatan, kecepatan rata-rata di dalam kota sekitar 90km/jam dan kecepatan maksimum bisa mencapai 112 km/jam.
Meskipun Mr Jon telah berjanji untuk menjadikan mobil ini seperti duduk di Rolls-Royce, Sayang, dengan harga USD14.000 pada saat itu, konsumen tidak akan mampu membelinya.
8. Pohlmann EL (1981)

Pada saat konsumen masih sangat terkesan dengan Mercedes 300SL, pembuat mobil Jerman, Pohlmann mengenalkan desain mobil listrik, Pohlmann EL, pada 1981. Mobil ini didukung daya 40V yang mentransmisikan langsung ke motor yang terpasang di roda belakang. RWE adalah sponsor keseluruhan proyek Pohlmann sampai 1988.
9. General Motors EV1 (1996)

EV1 produksi 1996, adalah kendaraan listrik yang dikembangkan perusahaan mobil besar Amerika Serikat (AS), General Motor (GM).
Pada model pertama, mereka menggunakan baterai timbal-asam dan dapat yang melakukan perjalanan 120 km dengan sekali charge. Kemudian pada 1999, berkat teknologi baterai nikel baru dan teknologi pengisian daya sendiri, mereka sukses melipatgandakan jarak tempuh kendaraan.
Pelanggan ditawari pilihan membayar USD549 per bulan untuk sewa mobil tersebut. Banyak yang senang dengan desain yang sejuk dan lapang. Mobil ini salah satu model aerodinamis terbaik yang pernah diperkenalkan ke pasar.
Namun, pada 2004 dengan alasan tidak diketahui, GM membunuh mobil tersebut, dan bahkan menghancurkan mobil yang tersisa di pasaran.
10. D.E.A. Kaz (2001)

Limo panjang eksotis ini diciptakan oleh tim peneliti Universitas Keio, Jepang, dipimpin oleh Profesor Hiroshi Shimizi. Mobil ini dirancang untuk menunjukkan keunggulan dan kegunaan baterai Lithium-ion masa depan.
Shimizi memulai ide pada tahun 1996 dan akhirnya Keio Advanced Zero-Emissions diumumkan di Geneva Motor Show 2001, saat itu harganya mencapai USD4 juta.
Mobil monster yang memiliki delapan pintu ini dapat menghasilkan torsi hingga 34kg per port. Tenaga ini digunakan untuk membantu mobil melaju 100km/jam dalam 7 detik. Hal ini didukung 84 baterai lithium-ion yang terletak di bawah mobil dan didukung transceiver cerdas yang dapat melakukan perjalanan hingga 300km per charge.
Mobil ini diproduksi oleh I.D.E.A di Italia dan dapat mencapai kecepatan yang luar biasa dari 312km/jam dalam test drive pada Oktober 2002.
Editor: Dani M Dahwilani