Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem, Ini Bagian Mobil yang Perlu Dipantau
Advertisement . Scroll to see content

4 Penyebab Air Radiator Berkurang, Jangan Anggap Enteng Mobil Bisa Overheat 

Minggu, 18 Juli 2021 - 16:11:00 WIB
4 Penyebab Air Radiator Berkurang, Jangan Anggap Enteng Mobil Bisa Overheat 
Bila radiator rusak mesin akan terlalu panas sehingga mengganggu performa dan kenyamanan kendaraan. (Foto: Natrad)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Air radiator (water coolant) menjadi salah satu unsur penting dalam sistem pendinginan kendaraan. Namun, adakalanya air radiator berkurang. 

Jika dibiarkan sistem pendingin akan terganggu, mesin kendaraan akan terlalu panas alias overheat sehingga menganggu performa dan kenyamanan kendaraan. Apa penyebab radiator bocor? 

Dilansir dari laman Auto2000, Minggu (18/7/2021), berikut ini faktor penyebab air radiator mobil berkurang. 

1. Tutup radiator rusak 

Salah satu penyebab berkurangnya air radiator adalah tekanan tutup radiator melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan pada karet bagian tutup radiator yang dapat membuat water coolant lebih cepat habis dibandingkan biasanya. 

Karena tutupnya yang sudah mulai melemah akan membuat air radiator mengalir menuju tabung air cadangan dengan cepat, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk mengatasinya Anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru. 

2. Kebocoran pada Water Pump 

Water pump merupakan bagian kendaraan yang berfungsi memompa serta sebagai sirkulasi air di dalam mesin mobil. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, akan menyebabkan penurunan volume air radiator cukup drastis. Parahnya, kebocoran yang disebabkan akan sangat besar, karena air yang mengalir akan cukup deras. 

Jika tak segera diperbaiki akan membuat mesin mengalami overheating cukup parah. Biasanya kerusakan komponen ini karena usia pemakaian dan terkena rendaman air sehingga korosi dan berkarat. 

Untuk mengatasinya, Anda harus melakukan perawatan yang tepat seperti menguras air radiator dua bulan sekali untuk menghindari pengendapan karat. Selain itu, gunakan air yang berkualitas agar kinerja water pump maksimal. 

3. Sirip radiator bocor 

Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator tidak mudah terlihat karena beberapa hal, antara lain kering atau menguap sebelum air menetes. Untuk mengatahuinya, cek secara rutin bagian tersebut, sehingga bila terjadi kebocoran bisa segera teratasi. 

Kebocoran pada kompresi mesin biasanya terjadi saat tutup radiator dibuka lalu mesin dihidupkan, maka terjadi gelembung yang tidak berhenti. Bahkan saat mesin digas, air radiator akan menyembur keluar. 

Sebenarnya kebocoran ini dapat diketahui dari beberapa tanda yang diperlihatkan oleh mesin, misalnya saja pada kondisi busi yang selalu basah, oli mesin yang tercampur dengan air dan masih banyak lainnya. Jika tanda-tanda ini muncul, baiknya segera membawanya ke bengkel terdekat. 

4. Selang radiator rusak 

Salah satu komponen penting pada radiaor adalah selang pendingin. Bila selang rusak tidak dapat mengalirkan cairan pendingin dengan benar. Ini dapat mengakibatkan kendaraan terlalu panas dan memicu kerusakan mesin. Bila terjadi masalah segera ganti dengan yang baru

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut