Alasan Suzuki Masih Impor Baleno dari India

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 22 Desember 2019 - 17:09 WIB
Alasan Suzuki Masih Impor Baleno dari India

Suzuki telah meluncurkan New Baleno dengan beberapa penyegaran pada eksterior dan interior diimpor dari India. (Foto: Suzuki)

JAKARTA, iNews,id - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah meluncurkan New Baleno dengan beberapa penyegaran pada eksterior dan interior. Namun, model hatchback ini masih didatangkan dari India.

Presiden Direktur PT SIS Sieji Itayama mengemukakan, alasan perusahaan masih mengimpor Baleno dari India terkait dengan pasar hatchback di Indonesia yang tidak terlalu besar. Atas dasar itu, Suzuki Indonesia masih mengimpor dari India.

"Kami berharap Baleno dapat diproduksi di Indonesia. Namun, untuk memproduksinya diperlukan investasi yang tentunya harus sejalan dengan penjualan," ujarnya, saat peluncuran New Baleno, baru-baru ini.

Direktur Marketing 4W PT SIS, Dony Saputra menambahkan, untuk memproduksi kendaraan dibutuhkan pangsa pasar yang baik. Melihat rata-rata penjualan mobil hatchback di Indonesia sekitar 2.500 per bulan, maka perlu peningkatan penjualan untuk dapat diproduksi di dalam negeri.

"Jadi ini memang kami impor dari India. Model Baleno yang kami bawa ini adalah varian tertinggi," katanya.

Meski impor, secara perawatan Suzuki Baleno diklaim lebih murah dari kompetitornya, yakni Honda Jazz dan Toyota Yaris. "Untuk merek H total perawatannya beda sekitar Rp4 juta sementara merek T Rp6 juta," ujarnya.

Seperti diketahui, sejak pertama kali diperkenalkan pada 1996, Baleno telah membukukan penjualan 51.000 unit di Indonesia. Bertransportasi dari model sedan, Baleno Hatchback hadir perdana di GIIAS 2017.

New Baleno ditawarkan dalam enam pilihan warna, yakni Solid Fire Red, Metallic Magma Grey, Metallic Premium Silver, Pearl Arctic White, Prime Stargaze Blue, dan Pearl Midnight Black. Mobil ini dibanderol dengan harga Rp221 juta untuk transmisi manual dan transmisi otomatis Rp233,5 juta on the road (OTR) Jakarta. Dibandingkan model sebelumnya mobil ini hanya naik Rp3 juta.


Editor : Dani Dahwilani