Anak Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Korban Desak Cybertruck Dilarang Melintas di Jalan Umum
Di sisi lain, Tesla Cybertruck diketahui telah memenuhi standar keselamatan kendaraan di Amerika Serikat. Mobil ini bahkan mengantongi peringkat bintang lima dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Meski demikian, para pakar menilai ukuran dan bobot kendaraan tetap menjadi faktor krusial dalam menentukan tingkat keparahan kecelakaan.
Dr Eric Jackson dari Connecticut Transportation Institute menjelaskan bahwa Cybertruck memiliki struktur bodi yang sangat keras dan berat. Dalam tabrakan dengan kendaraan lain, perbedaan massa dapat berdampak fatal.
“Kendaraan ini sangat besar, sangat berat…strukturnya unibody, jadi kerangkanya utuh dan kokoh,” ujar Jackson.
Menurut Jackson, Cybertruck juga dilengkapi 11 kamera yang mampu merekam data sensor saat terjadi kecelakaan. Data tersebut digunakan penyelidik untuk menganalisis penyebab dan dampak tabrakan. Sebagai catatan, varian Cybertruck paling ringan memiliki bobot mencapai 6.634 pound atau lebih dari 3 ton.
Kasus ini kembali memantik perdebatan soal batas aman kendaraan berukuran besar di jalan umum, terutama di tengah meningkatnya adopsi mobil listrik berdesain ekstrem.
Editor: Dani M Dahwilani