AS Selesaikan Pembangunan Stasiun Pengisian Mobil Listrik Lintas Negara 4.345 km

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 14:09 WIB
AS Selesaikan Pembangunan Stasiun Pengisian Mobil Listrik Lintas Negara 4.345 km

Electrify America menyelesaikan rute lintas negara pertama. Itu mencakup 11 negara bagian sepanjang lebih dari 4.345 km. (Foto: Carscoops)

LOS ANGELES, iNews.id - Kehadiran kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terus didorong pemerintah, tetapi konsumen masih khawatir kurangnya stasiun pengisian daya. Menjawab itu, perusahaan Electrify America membangun stasiun pengisian cepat EV setiap hari.

Proses signifikan, tetapi berita besarnya adalah mereka menyelesaikan rute lintas negara pertama. Itu mencakup 11 negara bagian sepanjang lebih dari 2.745 mil (4.345 km).

Dilansir dari Carscoops, Minggu (26/6/200), rute ini menghubungkan Los Angeles ke Washington DC dengan jarak stasiun pengisian daya rata-rata 70 mil (113 km). Untungnya, banyak dari fasilitas ini terletak di pusat perbelanjaan dan restoran, membuat pengguna memiliki waktu mengisi daya.

Meskipun rute lintas-negara pertama ini dicapai, namun jalur tersebut bukan yang terakhir. Rute lintas negara kedua dijadwalkan selesai pada September. Rute ini akan berjalan melintasi Amerika Serikat bagian selatan menghubungkan Jacksonville, Florida ke San Diego, California.

Electrify America mengatakan pada akhir 2021, mereka akan memiliki sekitar 800 stasiun pengisian daya baik yang selesai atau dalam pengembangan. Itu peningkatan signifikan dari lebih dari 435 yang telah beroperasi hari ini.

“Tujuan utama Electrify America adalah memajukan adopsi kendaraan listrik di AS, dan itu dimulai dengan menanamkan rasa percaya diri dan kebebasan pada konsumen dalam kepemilikan EV. Penyelesaian rute lintas-negara pertama kami adalah langkah signifikan menuju tujuan itu - dengan menjadikan perjalanan jarak jauh EV menjadi kenyataan. Kami berharap dapat mendorong lebih banyak konsumen beralih ke listrik," ujar Direktur Operasi Electrify America, Anthony Lambkin.

Editor : Dani Dahwilani