Bingung Beli Mobil Bekas untuk Mudik, Perhatikan Ini

Riyandy Aristyo ยท Senin, 20 Mei 2019 - 07:15 WIB
Bingung Beli Mobil Bekas untuk Mudik, Perhatikan Ini

Meski harga mobil bekas relatif lebih murah dibanding mobil baru, namun tetap harus mengecek kondisi kendaraan. (Foto: Cartoq)

JAKARTA, iNews.id - Membeli mobil bekas menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran menggunakan kendaraan. Meski harganya relatif lebih murah dibanding mobil baru, namun tetap harus mengecek kondisi kendaraan.

"Membeli mobil bekas bukanlah hal mudah, terutama untuk pembeli mobil pertama. Jika mendapatkan unit yang tidak baik, kantong Anda bisa terkuras untuk perbaikan dan perjalanan mudik menjadi tidak nyaman," ujar CEO OtoSpector, Jeffrey Andika, saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, salah satu cara sederhana menilai mobil terawat atau tidak bisa memperhatikan bagian kabin. Interior yang masih bagus menunjukkan pemilik sebelumnya memperhatikan kebersihan dan perawatan kendaraan.

"Indikator mobil tersebut terawat atau tidak, selain kondisi cat, bisa dilihat ruang kabinnya. Kalau dalamnya bersih seperti karpet, dashboard, kursi dan plafon terawat, artinya pemilik sebelumnya mengurus mobil dengan baik," katanya.

Jeffrey menerangkan, jika masih kebingungan memilih mobil bekas dalam kondisi baik, cari dealer terpercaya. Gerai penjualan mobil bekas yang baik akan menjelaskan dari mana mobil itu berasal, karakter pemilik sebelumnya, hingga riwayat servis mobil.

"Kita harus tahu bagaimana asal muasal mobil itu sebelumnya. Mudik itu perjalanan jauh, kalau sampai bermasalah di jalan, bisa repot nanti," ujarnya.

Dia menyebutkan penjual mobil bekas terpercaya biasanya akan menawarkan opsi mobil sesuai anggaran calon konsumen. "Gerai-gerai berjaringan biasanya memiliki stok mobil yang beragam," katanya.

Jeffrey menambahkan, jika konsumen sudah menentukan pilihan mobil bekas tapi tidak kompeten dalam menilai kelayakan mesin, bisa membawa mobil tersebut ke bengkel resmi ditemani tenaga penjual gerai mobil bekas.

"Untuk langkah ini, Anda akan mengeluarkan dana pemeriksaan mobil dari kantong sendiri. Itu lebih baik ketimbang mobil incaran Anda ternyata bermasalah setelah dibeli," ujarnya.


Editor : Dani Dahwilani