Corona Mengganas, Ford Perpanjang Penutupan Pabrik di Eropa hingga 4 Mei

Dani M Dahwilani · Minggu, 05 April 2020 - 22:45 WIB
Corona Mengganas, Ford Perpanjang Penutupan Pabrik di Eropa hingga 4 Mei

Ford Motor Co memperpanjang penangguhan produksi kendaraan dan mesin di sebagian besar pabrik wilayah Eropa hingga 4 Mei 2020. (Foto: AFP)

MICHIGAN, iNews.id - Ford Motor Co memperpanjang penangguhan produksi kendaraan dan mesin di sebagian besar pabrik wilayah Eropa hingga 4 Mei 2020. Langkah ini terpaksa diambil di tengah makin meluasnya wabah virus corona (Covid-19).

Sebelumnya, produsen mobil Amerika Serikat AS) tersebut mengatakan penangguhan akan berlangsung selama "beberapa minggu" tergantung pada intensitas pandemi Covid-19. Namun, situasi justru semakin memburuk sehingga memutuskan jalan terbaik.

"Rencana memulai kembali produksi Ford sangat bergantung pada situasi pandemi di minggu-minggu mendatang, pembatasan nasional dalam operasi, kendala pemasok dan kemampuan jaringan dealer kami untuk beroperasi," kata perusahaan dalam dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (5/4/2020).

Di sisi lain, Ford akan memproduksi 50.000 unit ventilator selama 100 hari ke depan di pabrik Michigan, AS, bekerja sama unit kesehatan General Electric (GE). Selanjutnya, fasilitas dapat membangun 30.000 ventilator per bulan sesuai kebutuhan untuk merawat pasien virus corona (Covid-19).

Ford mengatakan desain ventilator telah disederhanakan serta dilisensikan oleh GE Healthcare dari Airon Corp yang berbasis di Florida. Alat bantu pernapasan ini telah memiliki izin dari Food and Drug Administration (FDA) untuk dapat memenuhi kebutuhan pasien Covid-19.

Pejabat di negara-negara bagian yang sangat terpukul pandemi telah memohon Presiden AS Donald Trump dan produsen mempercepat produksi ventilator untuk mengatasi lonjakan pasien yang berjuang menghadapi serangan corona.

Editor : Dani Dahwilani