Diproduksi di Shanghai, Tesla Buatan China Dapat Subsidi Rp50 Juta

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 08 Desember 2019 - 11:41 WIB
Diproduksi di Shanghai, Tesla Buatan China Dapat Subsidi Rp50 Juta

Tesla melaporkan mobil listrik Model 3 buatan China telah memenuhi syarat mendapat subsidi dari pemerintah. (Foto: Carscoops)

BEIJING, iNews.id - Tesla melaporkan mobil listrik Model 3 buatan China telah memenuhi syarat mendapat subsidi dari pemerintah. Ini mendorong merek mobil Amerika Serikat (AS) itu ekspansi ke pasar mobil terbesar di dunia tersebut.

Kementerian industri China sebelumnya mengatakan, Model 3 yang diproduksi di pabrik baru senilai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28 triliun di Shanghai masuk dalam daftar kendaraan lain yang direkomendasikan mendapatkan insentif.

Dilansir dari Carscoops, Minggu (8/12/2019), otoritas menyebutkan kendaraan yang memenuhi syarat akan mendapatkan subsidi 25.000 yuan (3.550 dolar AS) atau sekitar Rp50 juta. Di mana harga Tesla Model 3 di China saat ini mencapai 355.800 yuan (50.550 dolar AS).

Tesla mengharapkan memulai pengiriman Model 3 produksi China pada Januari 2020. Mereka pun siap meluncurkan produksi massal di gigafactory Shanghai.

Kapasitas produksi tahunan fasilitas Tesla di China ini diperkirakan mencapai 250.000 unit kendaraan per tahun, dan 150.000 unit di antaranya adalah Model 3S.

Memproduksi mobil secara lokal membuat Tesla lebih kompetitif terhindar dari tarif impor tinggi yang dikenakan kendaraan buatan AS. Tesla juga diberikan pembebasan pajak 10 persen dari pemerintah China, sebuah langkah yang diharapkan dapat membantu mereka menurunkan harga mobil.

Sementara pabrik di Shanghai menjadi yang pertama sepenuhnya dimiliki produsen mobil asing.

China sendiri menginginkan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) mencapai 25 persen pada 2025. Di mana pada tahun lalu, NEV baru menyumbang sekitar 4,6 persen dari seluruh penjualan di negara tersebut.

Editor : Dani Dahwilani