Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengaspal di Indonesia, Intip Fitur Keselamatan pada Mobil Listrik Deepal S07
Advertisement . Scroll to see content

Fokus Bangun Mobil Listrik, Nissan Curi Start Siapkan Modal Rp252 Triliun

Selasa, 30 November 2021 - 12:00:00 WIB
Fokus Bangun Mobil Listrik, Nissan Curi Start Siapkan Modal Rp252 Triliun
Nissan akan membangun 23 model mobil baru pada 2030, dan 15 di antaranya kendaraan listrik bertenaga baterai penuh (BEV). (Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Nissan Motor Co memiliki rencana besar memainkan peran penting dalam dunia mobilitas listrik. Ini ditunjukan mereka dengan menyiapkan modal 17,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp252 triliun dalam lima tahun ke depan.

Dilansir dari Hindustan Times, Selasa (30/11/2021), tujuan akhir Nissan adalah memastikan kendaraan listriknya adalah yang utama dalam portofolio produk.

Nissan Leaf adalah salah satu penawaran listrik paling awal di banyak pasar, dan pabrikan Jepang itu sedang mencari cara memperluas opsi bertenaga baterai dengan rencana memiliki sebanyak 23 model baru pada 2030. Ini mencakup 15 mobil listrik

"Kami memiliki keunggulan 10 tahun atas pesaing dengan elektrifikasi. Kami akan memanfaatkan pengalaman ini dan mempercepat perubahan dengan investasi lebih lanjut," ujar CEO Nissan Motor Co, Makoto Uchida. 

"Waktunya tepat bagi kami untuk beralih dari fokus pada transformasi bisnis menjadi menciptakan masa depan," katanya.

Semua mata saat ini akan tertuju pada SUV Ariya yang telah dipamerkan ke dunia dan bersiap peluncuran resmi di pasar tertentu. Tetapi banyak yang percaya menjadi kuat mungkin merupakan cara terbaik bagi perusahaan mobil karena volume memiliki peran besar dalam menentukan kesuksesan di bidang permainan listrik yang saat ini dipimpin oleh Tesla. 

Tetapi yang lain seperti Volkswagen, GM, Toyota dan Honda juga memiliki rencana besar untuk menggunakan listrik. Di sini, Nissan tidak mau kalah start lebih dulu.

Pasar AS dan Inggris sangat penting. Nissan telah mengkonfirmasi rencana memiliki hub EV senilai  1,4 miliar dolar AS di Inggris. Perusahaan ingin pada akhirnya 75 persen dari penjualan di Eropa berasal dari EV. Angka tersebut 55 persen di Jepang, 40 persen di China dan AS.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut