GAC Luncurkan SUV Listrik Aion i60 di Indonesia, Begini Penampakannya
JAKARTA, iNews.id - GAC Indonesia meluncurkan mobil listrik terbaru Aion i60 di pasar otomotif Tanah Air. Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di pasar global setelah China yang menghadirkan SUV listrik tersebut. Mobil ini mengusung konsep The All-Rounder Vehicle yang menggabungkan ketangguhan SUV, kelincahan sedan, serta kelapangan kabin MPV.
Director of Indomobil Group Andrew Nasuri mengatakan, peluncuran Aion i60 merupakan langkah perusahaan untuk menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. "Dengan ini kami menghadirkan SUV Aion i60," ujarnya saat peluncuran Aion i60 di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Chief Executive Officer (CEO) GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan perusahaan sangat memperhatikan kualitas produk sebelum memutuskan membawa kendaraan ke pasar Indonesia. Menurutnya, kualitas menjadi prioritas utama GAC dalam menghadirkan kendaraan bagi konsumen.

"Pada intinya GAC Indonesia sangat fokus kepada tiga hal. Yang pertama kualitas, yang kedua kualitas, dan yang ketiga juga kualitas," ujar Andry dalam peluncuran Aion i60.
Head of Product Strategy GAC Indonesia Iqbal Taufiqurahman menjelaskan, Aion i60 dikembangkan dengan filosofi Made for Equality. Konsep tersebut mengedepankan keseimbangan kenyamanan bagi seluruh penumpang, baik yang duduk di baris depan maupun belakang.
"Ketika kita bisa mengendarai sebuah mobil dengan rasa SUV, selincah dan segesit sedan, kemudian selapang dan seluas MPV, tentunya akan menjadi suatu hal yang bermanfaat," ujar Iqbal dalam peluncuran Aion i60.
Dia menjelaskan, pengembangan Aion i60 berlandaskan empat pilar utama, yakni desain, kenyamanan, keselamatan, dan keandalan. Keempat aspek tersebut menjadi fondasi GAC dalam menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dari sisi eksterior, Aion i60 mengusung tampilan elegan dan futuristik dengan karakter SUV yang cukup kental. Desain bagian depan dibuat untuk memberikan kesan gagah sekaligus modern.

Mobil listrik ini memiliki dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, dan tinggi 1.660 mm. Kemudian jarak sumbu roda atau wheelbase 2.775 mm, serta ground clearance 182 mm.
Menurut Iqbal, dimensi tersebut dirancang agar sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Penggunaan filosofi Golden Ratio juga menjadi salah satu inspirasi dalam menciptakan proporsi kendaraan yang seimbang. Selain tampilan eksterior, desain Aion i60 turut memperhatikan visibilitas pengemudi melalui area jendela depan dan belakang yang luas.
Bagian interior, Aion i60 menawarkan ruang kabin yang lapang dengan panjang ruang interior lebih dari 3 meter. GAC juga membekali mobil listrik ini dengan sejumlah fitur modern, termasuk head unit berukuran 15,6 inci yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155P.

Kenyamanan penumpang turut diperhatikan melalui penggunaan material bantalan kursi dengan delapan lapisan, baik pada kursi depan maupun belakang.
Selain itu, tersedia fitur air purifier dan sistem penyaringan udara Fresh Air System untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam kabin.
Iqbal mengatakan, sistem pendingin kabin Aion i60 juga diklaim mampu mendinginkan interior hingga lima menit lebih cepat dibandingkan kompetitor.
Dilengkapi Bagasi Depan 60 Liter
Salah satu fitur menarik Aion i60 adalah kehadiran front trunk atau bagasi depan dengan kapasitas 60 liter. Bagasi tambahan ini dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai barang, mulai dari perlengkapan olahraga hingga barang belanjaan.
Menariknya, bagian bagasi depan sudah dilengkapi saluran pembuangan air atau drainage. Dengan demikian, pengguna dapat membawa barang yang berpotensi meninggalkan air tanpa khawatir bagasi sulit dibersihkan.
Aion i60 juga dilengkapi fitur Nap Mode dan Pet Mode. Kedua fitur tersebut memungkinkan sistem pendingin udara tetap bekerja ketika kendaraan ditinggalkan dalam kondisi terkunci.
Fitur ini dapat dimanfaatkan pengguna ketika beristirahat di dalam mobil maupun menjaga kenyamanan hewan peliharaan saat menunggu di kendaraan.
GAC turut memberikan perhatian khusus pada kenyamanan penumpang belakang. Aion i60 memiliki bukaan pintu yang hampir mencapai 90 derajat untuk memudahkan akses keluar masuk kabin.
Selain itu, panoramic sunroof memiliki panjang hingga 1.037 mm sehingga memberikan kesan ruang yang lebih terbuka. Kursi belakang juga dapat direbahkan hingga sudut 137 derajat untuk memberikan kenyamanan ekstra selama perjalanan.
Menurut Iqbal, kelapangan kabin menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Aion i60. Meski memiliki tampilan SUV, kendaraan ini tetap dirancang untuk memberikan ruang yang lega bagi seluruh penumpang.
Melalui berbagai fitur tersebut, GAC ingin menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya menawarkan desain modern, tetapi juga kenyamanan dan kepraktisan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

"Konsep The All-Rounder Vehicle menjadi pendekatan GAC untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan satu kendaraan dengan karakter SUV, sedan, dan MPV sekaligus" kata Iqbal.
Dari sisi performa dan daya jelajah, Aion i60 dibekali baterai berkapasitas 75 kWh. Mobil listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 602 km. Selain itu, GAC menyematkan teknologi fast charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 30 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 15 menit.
GAC memberikan bocoran mobil ini akan dijual di rentang harga Rp500 jutaan dengan free booking cukup unik Rp99.000. Untuk harga resminya akan diumumkan di ajang Jakarta Auto Week 2026 pada 20-29 November mendatang. Aion i60 disebutkan akan mulai dikirim ke konsumen pada Desember 2026.
Kehadiran
Editor: Dani M Dahwilani