Geely Investasi di Nio, Siapkan Mobil Listrik Bisa Tukar Baterai
Kerja sama Geely dan Nio juga menyasar pengembangan standar pertukaran baterai yang dapat digunakan lintas merek. Kedua perusahaan akan berkolaborasi dalam teknologi dan standar pertukaran baterai yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kendaraan penumpang.
Geely kemudian akan mengembangkan model kendaraan listrik baru yang kompatibel dengan standar pertukaran baterai bersama tersebut. Sementara Nio Power akan menyediakan infrastruktur serta layanan pendukung.
Langkah ini sekaligus mendorong teknologi battery swap yang selama ini identik dengan ekosistem satu merek agar dapat berkembang menuju standar yang lebih luas di industri kendaraan listrik.
Target 10.000 Stasiun Tukar Baterai
Nio Energy menargetkan pembangunan total kumulatif 10.000 stasiun pertukaran baterai pada 2030. Jaringan tersebut diperkirakan membutuhkan konsumsi listrik tahunan lebih dari 10 miliar kWh.
Sementara itu, Geely memiliki rencana besar untuk memperluas jaringan pengisian daya. Perusahaan menargetkan lebih dari 22.000 stasiun pengisian dan 100.000 tiang pengisian beroperasi hingga akhir 2027.