Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda
Advertisement . Scroll to see content

Imbas Virus Korona, Honda Kurangi Produksi Mobil

Selasa, 03 Maret 2020 - 09:01:00 WIB
Imbas Virus Korona, Honda Kurangi Produksi Mobil
Honda akan mengurangi produksi mobil karena kesulitan mendapat suku cadang sebagai imbas dari merebaknya wabah virus korona. (Foto: Asia Nikkei)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Honda Motor Jepang Co Ltd melaporkan untuk sementara perusahaan akan mengurangi produksi karena kesulitan mendapatkan suku cadang. Ini sebagai imbas dari merebaknya wabah virus korona (COVID-19).

“Honda telah sedikit menyesuaikan rencana produksinya di (dua) pabrik di Saitama. Dampak keseluruhannya terbatas,” ujar juru bicara perusahaan dilansir dari Reuters, Selasa (3/3/2020).

"Untuk model tertentu, kami menyesuaikan produksi dengan model lain sesuai kebutuhan," kata juru bicara itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Produsen mobil terbesar ketiga Jepang ini telah melihat penurunan profitabilitas lebih dari setengahnya dalam dua tahun terakhir. Ini terutama disebabkan serangkaian masalah terkait kualitas.

Sebelumnya, Toyota Motor Corp melaporkan operasi pabrik utama di Jepang dalam beberapa pekan mendatang dapat terganggu virus korona. Ini melihat dari penyebaran wabah yang begitu cepat.

Raksasa mobil Jepang itu mengoperasikan pabrik mobil dan komponen kendaraan di 16 lokasi dalam negeri. Mereka memutuskan melanjutkan operasi di pabrik domestik mulai 9 Maret, setelah menjaga output hingga 2 Maret.

Pabrik di Jepang terhambat karena pasokan dari China terhenti. Beberapa pabrik di wilayah wabah virus korona tidak dapat beroperasi dan mengangkut barang terkait kebijakan pemerintah daerah di China.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut