Jajal Mobil Listrik, Pasutri Ini Nekat Bawa Air ev dari Surabaya ke Aceh PP

Rony mengungkapkan yang membuatnya khawatir di Pulau Sumatera bagaimana charging-nya. "Ini yang bikin kami khawatir, karena berpikir nyampe atau enggak ngecharge-nya. Tapi ternyata di Sumatera cukup banyak juga SPKLU, terutama di kantor-kantor PLN," ujarnya.
Pria ini juga menuturkan bahwa beruntung ada teknologi internet of vehicle (IoV). Setiap kali mengisi ulang baterai di SPKLU, bisa memeriksa dan memeriksa kondisi baterai melalui Wuling Remote Control.
"Saya sempat khawatir, waktu melewati jalanan rusak, tapi ternyata aman bisa dilewati tanpa nge-gasruk bagian bawah mobil. Dipakai untuk melewati jalan terjal, tanjakan atau tikungan yang hampir 360 derajat, semua aman-aman saja," katanya.
Bagaimana waktu pengisian daya? Lily menjelaskan mereka memilih charging mobil saat istirahat di malam hari maupun saat menemukan SPKLU ketika berkendara.
"Seringnya kami ngecas semalaman. Kalau perjalanan kami melewati SPKLU, biasanya kami sempetin untuk mampir mengecas 30 menit sampai satu jam. Dalam satu hari kami bisa menempuh perjalanan 8-10 jam," ujar Lily.