Kantor Pusat VW Digerebek terkait Investigasi Dieselgate

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 07:49 WIB
Kantor Pusat VW Digerebek terkait Investigasi Dieselgate

Jaksa penuntut Jerman menggerebek kantor pusat perusahaan Volkswagen (VW) di Kota Wolfsburg terkait dieselgate. (Foto: Carscoops)

WOLFSBURG, iNews.id - Skandal dieselgate Volkswagen (VW) belum berakhir setelah jaksa penuntut Jerman menggerebek kantor pusat perusahaan di Kota Wolfsburg. Berdasarkan laporan Reuters, operasi difokuskan pada penyitaan dokumen yang merupakan bagian dari penyelidikan terhadap keluarga mesin EA 288.

Dilansir dari Carscoops, Rabu (4/12/2019), mesin EA 288 adalah penerus EA 189 yang menjadi pusat skandal manipulasi emisi diesel (dieselgate).

Sedikit diketahui tentang investigasi terakhir, tapi Volkswagen merilis pernyataan yang mengatakan penyidikan tersebut menargetkan karyawan secara individu. Mereka menilai pendapat hukum jaksa dan investigasi tidak berdasar.

Volkswagen menjelaskan mesin EA 288 tidak dilengkapi perangkat manipulasi dan telah mematuhi aturan emisi.

Masih belum jelas karyawan mana yang menjadi sasaran. Namun, mantan CEO Volkswagen Martin Winterkorn telah dituduh berkonspirasi oleh Departemen Kehakiman AS pada 2018.

Kasus terhadap mantan eksekutif tersebut memalukan Volkswagen ketika pemerintah mengatakan Winterkorn telah diberitahu tentang kecurangan emisi pada Mei 2014 dan Juli 2015. Tapi, dia setuju dengan eksekutif senior untuk terus "melakukan penipuan dan menipu regulator AS."

Kasus ini terungkap pada 2015, setelah seorang karyawan Volkswagen mengaku pelanggaran dilakukan atas perintah atasan. Di mana mesin TDI 2,0 liter menggunakan perangkat manipulasi emisi diesel. Kurang dari sebulan, Volkswagen akhirnya mengakui kasus tersebut.

Volkswagen berusaha menghentikan kasus ini. Akibat skandal dieselgate perusahaan telah menghabiskan biaya sekitar 33 miliar dolar AS atau sekitar Rp465,5 triliun.


Editor : Dani Dahwilani