Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 Jatuh pada 18 Februari
Advertisement . Scroll to see content

Kerap Diserang Ngantuk saat Berkendara karena Puasa, Begini Cara Menghindarinya

Kamis, 21 April 2022 - 11:09:00 WIB
Kerap Diserang Ngantuk saat Berkendara karena Puasa, Begini Cara Menghindarinya
Sangat berbahaya bila rasa kantuk menyerang ketika mengemudikan mobil di jalan raya. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

3. Tidur Sejenak

 Lakukan power nap atau tidur singkat di siang hari sekitar 20 – 30 menit untuk mengistirahatkan tubuh agar tetap segar. Atur irama pekerjaan di siang hari, terutama di awal puasa, agar tetap produktif tapi, tidak sampai membuat tubuh cepat lelah. 

4. Buka kaca mobil dan Regangkan otot 

Menghindari kantuk saat berkendara bisa dilakukan dengan membuka kaca mobil dan membiarkan sejenak udara luar masuk ke dalam kabin sehingga lebih segar. Regangkan otot-otot yang kaku. Mulai dari menggerakkan kepala, menegakkan tubuh dan melakukan senam mata dengan melirik kanan kiri untuk mengecek spion secara berkala.  

5. Jangan paksakan mengemudi saat ngantuk

Saat serangan kantuk sulit dihindarkan ketika mengemudi mobil, segera menepi di tempat aman dan tidur sejenak. Memaksakan mengemudi mobil dengan kondisi tubuh lelah dan mengantuk dapat memicu serangan microsleep. Meskipun hanya tertidur Meskipun hanya tertidur 2 detik sekalipun, sudah cukup membuat mobil pindah lajur atau tidak melakukan pengereman meskipun di depan ada halangan.  

“Memasuki bulan Ramadan Anda wajib menjaga kondisi tubuh supaya tidak mudah lelah dan mengantuk. Serangan kantuk yang terjadi saat mengemudi mobil sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Sebab itu, pastikan mengatur pola makan dan pola tidur sehingga tidak membahayakan diri dan pengguna jalan lain," kata Cahaya Fitri. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut