Ketahuan Terima Bayaran Lebih Tinggi, CEO Nissan Janji Kembalikan Uang

Dani M Dahwilani ยท Senin, 09 September 2019 - 06:59 WIB
Ketahuan Terima Bayaran Lebih Tinggi, CEO Nissan Janji Kembalikan Uang

Investigasi internal Nissan mengungkapkan CEO Hiroto Saikawa, bersama eksekutif lainnya mendapat bayaran lebih tinggi. (Foto: Economic Times)

TOKYO, iNews.id - Investigasi internal Nissan mengungkapkan CEO Hiroto Saikawa, bersama eksekutif lainnya mendapat bayaran lebih tinggi di bawah skema yang diduga diorganisir mantan chairman Nissan-Renault Carlos Ghosn. Reuters melaporkan Saikawa mengakui dirinya salah menerima kompensasi terkait saham di bawah skema Ghosn dan berjanji akan mengembalikan dana tersebut.

Dilansir dari Carscoops, Senin (9/9/2019), sumber di dalam Nissan menegaskan, pembayaran tidak sesuai termasuk puluhan juta yen yang diterima Saikawa melalui skema apresiasi saham Nissan (SAR) telah dibuka dalam pertemuan komite audit Nissan. Sumber yang sama menyebutkan, rapat dewan akan membahas kemungkinan tindakan disipliner.

Nissan telah merilis pernyataan yang menyatakan temuan dari investigasinya akan diserahkan kepada dewan. Berita tentang eksekutif Nissan menerima kompensasi tidak pantas ini datang pada waktu yang sensitif bagi perusahaan, setelah Saikawa berjanji memperbaiki tata kelola menyusul penangkapan Ghosn tahun lalu.

Pabrikan mobil Jepang tersebut meluncurkan penyelidikan internal setelah sebuah majalah Jepang menerbitkan tuduhan dari mantan direktur Greg Kelly pada Juni lalu, yang menyebut Saikawa telah diberikan pengecualian pada 2013 untuk menjadwal ulang bonus terkait saham yang meningkatkan pembayarannya sebesar 47 juta yen (445.962 dolar AS) atau sekitar Rp6,28 miliar.

Mitra aliansi Nissan, Renault, menolak mengomentari masalah ini, tetapi ada kemungkinan berita kompensasi dapat memperburuk ketegangan antara kedua produsen mobil menyusul penolakan Saikawa mendukung merger penuh Nissan-Renault, serta kemungkinan kesepakatan yang mengubah industri dengan Fiat Chrysler Mobil (FCA).


Editor : Dani Dahwilani