Nissan Recall 20.000 Mobil Listrik Leaf, Gampang Meledak?
JAKARTA, iNews.id - Secara mengejutkan Nissan melakukan 'recall' terhadap hampir 20.000 unit mobil listrik Leaf. Apa penyebabnya?
Menurut laporan Carscoops, penarikan kembali yang dilakukan Nissa terhadap mobil listrik Leaf ada kaitannya dengan risiko mudah terbakar terutama saat pengisian daya listrik.
Ya, varian Leaf dikabarkan memiliki masalah pada pengisian daya cepat yang berisiko gampang terbakar. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan, baterai lithium-ion berpotensi overheat atau panas berlebih saat menggunakan pengisian daya cepat. Hal ini meningkatkan risiko kebakaran baterai saat pengisian daya.

Dampaknya, Nissan memutuskan untuk menarik kembali 19.077 unit Leaf tahun pembuatan 2021 sampai 2022. Padahal, mereka berencana untuk menghadirkan Nissan Leaf model terbaru demi menarik minat konsumen.
Nissan belum menjelaskan masalah utama alasan penarikan kembali yang dilakukan pada Leaf. Tetapi berdasarkan laporan kepada pihak berwenang, ada endapan lithium berlebih. Hal ini meningkatkan resistansi listrik dan berpotensi menyebabkan fluktuasi status pengisian daya.
Saat pengisian daya cepat, peningkatan resistansi listrik dapat mengakibatkan pemanasan baterai yang jauh lebih cepat. Jika pengisian terus berlanjut, maka kebakaran dapat terjadi karena baterai overheat.