Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Malaysia Heboh Pilot Ditangkap di Indonesia Bawa 26 Kg Narkoba, Perketat Pemeriksaan
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Semikonduktor, Mercedes-Benz Tutup Pabrik di Malaysia 

Rabu, 08 September 2021 - 07:04:00 WIB
Krisis Semikonduktor, Mercedes-Benz Tutup Pabrik di Malaysia 
Selain pandemi Covid-19, banyak perusahaan otomotif yang terganggu produksinya akibat krisis komponen chip semikonduktor. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Bukan hanya Mercedes yang terkena dampak krisis chip. Pabrikan asal Amerika Serikat (AS), General Motors (GM) baru-baru ini mengumumkan mereka akan mengurangi produksi di sebagian besar pabriknya di Amerika Utara karena kekurangan chip. 

Perhitungan secara global banyak pabrikan mobil ternama yang mengalami masalah serupa dampak krisis chip, seperti Ford, Toyota dan Nissan telah mengumumkan pengurangan produksi atau penutupan pabrik karena krisis semikonduktor. Tak heran, krisis chip semikonduktor telah memukul banyak manufaktur baik itu mobil konvensional, listrik maupun mobil sport. 

Apa itu semikonduktor?  

Ya, semikonduktor adalah benda yang dapat menjadi konduktor atau insulator tergantung lingkungan di sekitarnya. Kemampuan semikonduktor seperti itu yang membuatnya tepat digunakan pembuatan peralatan elektronik seperti chip. 

Mobil modern sangat tergantung pada chip, yang digunakan mulai dari sensor sabuk pengaman hingga sistem komputer mesin untuk membuatnya bisa lebih irit sampai atau fitur-fitur bantuan mengemudi seperti pengereman atau cruise control. 

Ketergantungan pada chip juga semakin tinggi sebab sebagian besar arah pengembangan mobil saat ini mengarah ke pemakaian lebih banyak sistem komputer dan sensor. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut