Kuasai Otomotif Dunia, China Ekspor 4 Juta Unit Mobil pada Januari hingga Agustus 2024
Jika ditinjau lebih lanjut dari sudut pandang kendaraan listrik, meski ada kebijakan tarif ekspor kendaraan listrik di Uni Eropa, ekspor kendaraan listrik China mencapai 1,397 juta unit dari Januari hingga Agustus 2024.
Angka tersebut meningkat 25 persen dari tahun ke tahun. Pada Agustus 2024, volume ekspor kendaraan listrik China mencapai 180.000 unit, meningkat 20,9 persen dari tahun ke tahun dan meningkat 2,9 persen dari bulan ke bulan.
Ekspor mobil penumpang listrik (BEV) China selama delapan bulan pertama tumbuh di Brasil, Belgia, Indonesia, dan Meksiko. Pasar yang mengalami penurunan adalah Spanyol, Thailand, Belanda, Australia, dan Slovenia.
Sebelumnya, kehadiran Tesla ke China menjadikan Shanghai sebagai kawasan terdepan yang mengekspor kendaraan listrik paling banyak ke pasar luar negeri. Namun baru-baru ini dengan diberlakukannya kebijakan tarif Uni Eropa, ekspor Shanghai menyusut tajam karena merupakan pusat ekspor Tesla.
Pada 2024, kawasan dengan ekspor kendaraan listrik yang kuat adalah Guangdong, Shaanxi, Hebei, dan Jiangsu. Kebangkitan BYD telah mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di Shaanxi. Shaanxi merupakan salah satu basis produksi BYD terbesar di China dengan kapasitas produksi tahunan sebanyak 1,5 juta unit kendaraan.