Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo
Advertisement . Scroll to see content

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:34:00 WIB
LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global
LiuGong di Indonesia. (Foto: Dani Dahwilani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Produsen alat berat asal China, LiuGong menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan dan alat berat elektrik di kawasan Asia Pasifik. Langkah tersebut dilakukan dengan pembangunan pabrik Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Jawa Barat.

Proyek ini menjadi tonggak penting dalam strategi manufaktur global LiuGong. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik dan Asia Pasifik, fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi basis produksi untuk memasok pasar Amerika Utara dan Eropa.

Chairman of Guangxi LiuGong Group Co Ltd dan Guangxi LiuGong Machinery Co Ltd, Zheng Jin mengatakan, Indonesia Green Smart Industrial Park merupakan wujud komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia.

Guangxi LiuGong Machinery Co Ltd. (Foto: Dani M Dahwilani)
Guangxi LiuGong Machinery Co Ltd. (Foto: Dani M Dahwilani)

"Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN, mendorong inovasi melalui kolaborasi yang terbuka, serta bekerja sama dengan para mitra industri untuk mendukung pembangunan industri berkelanjutan dan transformasi hijau di kawasan," ujar Zheng Jin saat peresmian pabrik Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang (KAIH), Jawa Barat, Rabu (22/7/2026).

Vice President of Guangxi LiuGong Machinery, Deng Tao menerangkan langkah tersebut merupakan ekspansi signifikan dari jejak manufaktur LiuGong di luar negeri yang saat ini telah mencakup fasilitas di India, Brasil, dan Polandia. Langkah ini juga menandai keputusan strategis menjadikan Indonesia sebagai hub bisnis alat berat elektrik perusahaan dengan nilai investasi mencapai 500 juta yuan atau sekitar Rp1,3 triliun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut