Mengenal Istilah Water Hammer, Air Masuk ke Ruang Bahan Bakar Mobil

Dani M Dahwilani · Minggu, 05 Januari 2020 - 06:23 WIB
Mengenal Istilah Water Hammer, Air Masuk ke Ruang Bahan Bakar Mobil

Water hammer atau hydrolocking adalah keadaan di mana mesin mobil mati mendadak disebabkan air masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake. (Foto: iNews.id/ Dani MD)

JAKARTA, iNews.id - Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia sangat tinggi. Akibatnya, di awal 2020 ini sebagian wilayah terkena banjir.

Tak sedikit kendaraan mogok dan rusak akibat berusaha menerobos banjir. Belajar dari pengalaman itu, jangan sembarangan melewati area banjir.

Rembesan air yang masuk ke dalam mobil bisa merusak komponen vital, seperti mesin dan kelistrikan. Di sini Anda harus memahami jenis kendaraan yang dibawa.

Ini sangat penting untuk melihat posisi pipa gas buang kendaraan (knalpot). Misalnya, mobil jenis city car atau sedan, tentu jarak air ke knalpot lebih pendek dibanding kendaraan sport utility vehicle (SUV).

Apabila terdengar suara ‘blup-blup’, artinya knalpot kendaraan sudah terendam air. Jika tetap nekat, jaga rpm di angka tinggi dan gas tidak boleh berhenti agar mesin tidak mati.

Bila mesin kendaraan mati, akan sangat sulit menyalakannya kembali karena air masuk ke dalam saluran mesin.

Jika di depan mobil Anda adalah SUV dan bannya terendam, berarti ketinggian air sekitar 40 cm. Ini bisa dibandingkan dengan kendaraan yang Anda bawa. Jika city car mobil Anda lebih tenggelam.

Jika tetap memaksa menerjang banjir, dan mobil Anda posisinya berada paling depan, Anda harus mengetahui posisi saluran udara atau air intake. Komponen ini terdapat di ruang mesin dan posisinya memang lebih tinggi dari knalpot. 

Sangat bahaya jika air intake ini kemasukkan air yang bisa menyebabkan apa yang disebut dengan water hammer. Apa itu?

Water hammer atau hydrolocking adalah keadaan di mana mesin mobil mati mendadak disebabkan air masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake dan mendapat tekanan sangat besar di ruang silinder oleh piston. 

Jika ini terjadi stang piston bisa bengkok, ring piston rusak, dinding silinder akan terluka, dan paling parah head silinder melengkung.

Jadi berhati-hatilah saat melintasi genangan air. Bila mobil mati mendadak dan terjadi water hammer, jangan mencoba starter ulang karena akan memperparah kerusakan komponen dalam ruang bakar.

Apabila kondisi sudah demikian, lebih baik keluar dari kendaraan, tepikan mobil ditempat aman, dan tunggu bantuan.

Editor : Dani Dahwilani