Merek Mobil Listrik Mewah BeyonCa Bangkrut, Ratusan Karyawan di China Menjerit Tak Digaji
Dilansir dari Car News China, dalam surat tersebut, para karyawan mengaku tidak menerima gaji, iuran jaminan sosial, hingga dana pensiun perumahan. Mereka juga menyebut manajemen perusahaan tidak dapat dihubungi dan tidak memberikan solusi apa pun atas kondisi tersebut.
“Kami tidak menerima pemberitahuan resmi maupun solusi dari perusahaan,” tulis perwakilan karyawan dalam surat tersebut.
Karyawan yang terdampak kini menuntut pembayaran penuh seluruh hak mereka, termasuk gaji tertunggak dan kompensasi. Mereka juga mendesak adanya pernyataan resmi dari manajemen dan pemegang saham, serta siap membawa kasus ini ke jalur hukum.
Padahal, BeyonCa sebelumnya berencana memproduksi mobil pertamanya, coupe listrik GT Opus 1, pada 2024. Mobil ini memiliki panjang 5,2 meter dengan baterai 130 kWh dan harga mulai dari 1 juta yuan atau sekitar 140 ribu dolar AS.
Kegagalan BeyonCa pun memunculkan tanda tanya besar. Bagaimana mungkin perusahaan dengan jajaran elit dari Volkswagen serta dukungan investor global justru kolaps sebelum sempat memproduksi satu unit mobil pun.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa industri kendaraan listrik, meski menjanjikan, tetap menyimpan risiko besar bahkan bagi pemain yang memiliki latar belakang kuat sekalipun.
Editor: Dani M Dahwilani