Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Dinamika tersebut tercermin di pasar kendaraan bekas Indonesia. Sebagai salah satu marketplace otomotif nasional, OLX Indonesia mencatat pergerakan signifikan di segmen mobil listrik bekas. Konsumen tidak lagi hanya melihat merek atau fitur, tetapi juga stabilitas harga.
Salah satu model yang banyak diperhatikan adalah Hyundai ioniq 5. Kendaraan yang diluncurkan pada 2022 di kisaran Rp718 juta hingga Rp829 juta tersebut kini di pasar sekunder ditawarkan pada rentang Rp350 juta sampai Rp480 juta untuk produksi 2022–2023.
Penurunan harga ini memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi, serta persepsi terhadap daya tahan baterai turut memengaruhi keputusan pembelian.
Di tengah dinamika tersebut, pasar kendaraan bekas menjadi indikator penting dalam membaca preferensi konsumen.
“Pasar mobil bekas cenderung mengungkap realitas konsumen lebih cepat ketimbang pasar mobil baru. Teknologi memang berkembang pesat, tapi perilaku konsumen akan berubah jika dirasa masuk akal. Selama masih ada hambatan (friksi) dalam penggunaan, konsumen tentunya akan lebih memilih yang praktis. Ini terlihat jelas di pasar mobil bekas,” ucap Co-CEO dan Director OLX, CK Yap.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa percepatan elektrifikasi tidak hanya bergantung pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga kesiapan infrastruktur dan kepastian nilai ekonomi jangka panjang.
Editor: Rizqa Leony Putri