Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suka Isi Bensin Full Tank, Ini Bahaya Tangki Bahan Bakar Terlalu Penuh
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Jarang Digunakan, Begini Cara Cegah Bensin Basi dan Tangki Berkarat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:17:00 WIB
Mobil Jarang Digunakan, Begini Cara Cegah Bensin Basi dan Tangki Berkarat
Risiko oksidasi (bensin basi) dapat diminimalkan apabila kendaraan digunakan secara dinamis dan berkala. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istilah bensin basi menjadi pembahasan pemilik kendaraan terutama pada mobil yang jarang digunakan. Kondisi tersebut dapat memicu korosi yang pada akhirnya merusak mesin.

Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata menjelaskan istilah bensin basi lebih tepat dikaitkan dengan proses oksidasi. Proses tersebut terjadi saat kendaraan terlalu lama dalam kondisi diam dan jarang digunakan.

"Sebetulnya apa pemahaman bensin basi dan basi gitu ya menurut saya sebenarnya lebih ke arah oksidasi. Ini ke arah situ," kata Bobby, belum lama ini.

Menurutnya, oksidasi yang terjadi dalam waktu lama dapat menyebabkan korosi. Karat yang muncul akibat korosi kemudian berpotensi masuk ke saluran bahan bakar hingga mencapai bagian mesin.

"Korosinya itu menghambat. Hasilnya dari korosinya itu, karatnya masuk ke dalam saluran bensin dan masuk sampai ke engine. Itu yang menyebabkan rusak sebetulnya," ujar Bobby.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut