Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Tahun Depan, Ini Kata Hyundai

Riyandy Aristyo · Kamis, 24 Desember 2020 - 07:02:00 WIB
Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Tahun Depan, Ini Kata Hyundai
Hyundai bersiap memenuhi semua kebutuhan, baik mobil dinas untuk kementerian maupun konsumen biasa. (Foto: Dok/BKIP Kemenhub)

JAKARTA, iNews.id - Jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju rencananya wajib menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pada 2021. Kabar ini diperkuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang sudah memesan sejumlah mobil listrik Hyundai Ioniq tahun depan.

Lantas, bagaimana dengan kendaraan menteri yang lain? Managing Director PT HMID (Hyundai Motors Indonesia), Makmur menjelaskan, pada dasarnya pihaknya siap memenuhi semua kebutuhan, baik mobil dinas untuk kementerian maupun konsumen biasa.

"Kalau kesiapan unit, kami punya prinsip untuk memenuhi semua kebutuhan (mobil dinas menteri). Ini merupakan satu bagian dari pola kerja, pasti tidak akan kita tinggalkan," ujarnya, saat ditemui iNews.id, di sela-sela mini test drive Hyundai Palisade, Rabu (24/12/2020).

Banyaknya mobil listrik Hyundai tahun depan di Indonesia tak lepas dari dukungan Hyundai Korea dengan nilai investasi sebesar 1,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Investasi tersebut akan digunakan salah satunya membangun pabrik.

"Jadi Korea itu masuk sini pun sudah invest 1,55 miliar dolar AS. Dari sini kan tidak main-main nilainya. Mereka siapkan investasi untuk membangun pabrik, regional office Asia Tenggara dan lain-lain," ujar Makmur.

Sebagai informasi,  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi kementerian pertama yang menggunakan kendaraan dinas listrik. Mereka bahkan telah memesan 100 mobil listrik sebagai kendaraan dinas.

"Saya sudah pernah berjanji ke Kementerian Perhubungan akan menjadi pelopor penggunaan mobil listrik di 2021, dan saya bahagia, karena hari ini tercapai," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub berharap penggunaan kendaraan dinas listrik dapat diikuti jajaran lain di Kementerian Perhubungan. "Saya mengapresiasi para stakeholder, semoga dengan ini tak hanya pejabat eselon 1, eselon 2, tapi juga bisa sampai ke semuanya," ujarnya. 

Editor : Dani M Dahwilani