Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gaikindo Bingung Indonesia Impor 105.000 Mobil dari India, Padahal Ada 7 Pabrik Kendaraan Niaga di Dalam Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Listrik Terhambat Infrastruktur, Gaikindo: Banyak Alternatif Kendaraan Ramah Lingkungan

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:49:00 WIB
Mobil Listrik Terhambat Infrastruktur, Gaikindo: Banyak Alternatif Kendaraan Ramah Lingkungan
Gaikindo ungkap infrastruktur merupakan faktor penting dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Infrastruktur merupakan faktor penting dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kehadiran fasilitas charging station akan mempermudah masyarakat dalam beraktivitas saat menggunakan mobil listrik.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui binfrastruktur kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas. Padahal, pemerintah terus menggencarkan penggunaan kendaraan listrik melalui sederet kebijakan.

Kebijakan seperti insentif, membuat harga mobil listrik semakin terjangkau sehngga mendorong masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Ini dibuktikan peningkatan penjualan kendaraan ramah lingkungan tersebut sepanjang tahun ini.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan infrastruktur kendaraan listrik memang menjadi penghambat. Sebab itu, Gaikindo menyarankan solusi multi-pathway, artinya masyarakat Indonesia bisa memilih mobilitas ramah lingkungan, bukan hanya kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

"Kalau dari kita, Gaikindo, makanya kita multi-pathway. Artinya let consumer desire, biarkan masyarakat memilih. Kalau tujuannya adalah ramah lingkungan, ada alternatif lainnya, seperti bioethanol, bio diesel dan bahan bakar alternatif lain yang lebih ramah lingkungan," kata Kukuh dalam diskusi ICMS di GIIAS 2024, ICE BSD, Rabu (24/7/2024).

Salah satu infrastruktur yang perlu dikejar pemerintah adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Ini sangat penting bagi pengguna kendaraan listrik, terutama bagi yang melakukan perjalanan jarak jauh.

"Ini yang dikejar selalu industri otomotif, padahal industri otomotif ini selalu siap. Begitu sudah siap, ternyata infrastrukturnya enggak siap. EV misalnya, kendala dan tantangannya semua tahu masih persoalan seputar infrastruktur," ujar Kukuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut