New Nomal, Penjualan Kendaraan Niaga Kembali Terdongkrak

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 14:27 WIB
New Nomal, Penjualan Kendaraan Niaga Kembali Terdongkrak

Menggeliatnya kembali pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat terlihat dari pertumbuhan penjualan kendaraan niaga. (Foto: SIS)

JAKARTA, iNews.id - Memasuki era New Normal, sektor otomotif diharapkan menjadi industri yang mendorong pergerakan ekonomi. Salah satunya di segmen kendaraan niaga.

Para pengusaha kecil dan menengah sebagai pengguna kendaraan niaga menjadi barometer ekonomi rakyat. Menggeliatnya kembali pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat terlihat dari pertumbuhan penjualan kendaraan niaga.

“Kebutuhan akan mobil niaga ringan seperti New Carry tetap ada meski dalam kondisi pandemi seperti sekarang, terutama dari pengusaha UMKM. Ini dibuktikan dengan meningkatnya kontribusi New Carry Pick-Up terhadap total penjualan nasional dari 8 persen pada periode Januari-Mei 2019 menjadi 10 persen di periode yang sama tahun ini. Kami optimistis kontribusi segmen komersial akan terus meningkat,” ujar 4W Marketing Director PT SIS, Dony Saputra dalam keterangan persnya yang dilansir Minggu (28/6/2020).

Selain memenuhi kebutuhan pengusaha UMKM, New Carry Pick-Up juga banyak digunakan sebagai kendaraan distribusi, terutama distribusi barang-barang ke masyarakat yang aktivitasnya lebih terbatas selama pandemi. Inilah yang mendorong peningkatan kontribusi New Carry Pick-Up terhadap total penjualan

Pada periode Januari-Mei 2020, total penjualan ritel Carry Pick-Up tercatat sebanyak 15.021 unit atau berkontribusi sebesar 50 persen.

Kenaikan juga terjadi pada pangsa pasar New Carry Pick-Up. Rajanya Pick-Up ini mencatat kenaikan pangsa pasar dari 54,5 persen pada periode Januari-Mei 2019 menjadi sebesar 59,4 persen pada periode Januari-Mei 2020.

“Raihan ini membangun optimisme kami untuk terus berupaya menggerakkan kembali perekonomian Indonesia. Kami harap wabah ini cepat berlalu dan kami akan terus memberikan terbaik dalam fase pemulihan ini,” kata Donny.

Editor : Dani Dahwilani