Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Tabrak Lari Berujung Disambar Kereta di Jakut, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pelat Mobil Mahathir Mohamad Bernomor RIMAU 1925, Apa Artinya?

Sabtu, 29 Februari 2020 - 05:01:00 WIB
Pelat Mobil Mahathir Mohamad Bernomor RIMAU 1925, Apa Artinya?
Perdana Menteri sementara Malaysia Mahathir Mohamad menaiki sedan Mercy berpelat nomor RIMAU 1925 saat menuju pertemuan partai, Jumat (28/2/2020). (Foto: New Strait Times).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam laman resmi SEA Games itu, RIMAU merupakan singkatan dari Respect (hormat), Integrity (berwibawa), Move (tangkas), Attitude (bersikap positif) dan Unity (bersatu).

Untuk mendukung pelaksanaan event tersebut, Pemerintah Malaysia membuka penawaran pelat kendaraan dengan nomor khusus yakni pelat RIMAU 1 sampai RIMAU 9999. Lelang pelat nomor dibuka dengan harga 500 Ringgit Malaysia.

Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu Khairy Jamaluddin mengatakan hasil dari penawaran pelat nomor khusus dapat membantu biaya penyelenggaraan SEA Games dan ASEAN Para Games Malaysia.

"Kami berharap mendapatkan sebanyak mungkin dari proses penawaran karena tidak hanya plat nomor merupakan kenang-kenangan bagi masyarakat, tetapi juga hasilnya dapat digunakan untuk membiayai biaya penyelenggaraan," katanya usai meresmikan penawaran untuk nomor registrasi kendaraan RIMAU, dikutip dari The Star, Kamis (2/2/2017).

Mahathir dikenal sebagai figur gemar berkendara. Saat libur, pria 94 tahun ini mengisinya dengan berkeliling ke beberapa wilayah Malasyia dengan menyetir sendiri mobilnya.

Saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Malaysia beberapa waktu lalu, Mahathir bahkan yang menyopiri. Ketika itu, Mahathir mengajak Jokowi berkendara dengan Proton Persona.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut