Penjualan Peugeot Group Terjun Bebas, Sebagian Staf Nganggur Dibiayai Negara

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 22 April 2020 - 07:28 WIB
Penjualan Peugeot Group Terjun Bebas, Sebagian Staf Nganggur Dibiayai Negara

PSA mengatakan 90 persen stafnya sebagian menggunakan skema pengangguran atau cuti, yang di Prancis didanai pemerintah. (Foto: Groupe-PSA)

PARIS, iNews.id - Mengantisipasi penurunan penjualan kendaraan, PSA Group akan berusaha menghindari bantuan negara. Induk perusahaan Peugeot ini telah menutup pabrik, dealer dan menghentikan penjualan karena pemberlakuan lockdown untuk memerangi pandemi virus corona (Covid-19).

PSA, yang juga membuat kendaraan Citroen, DS, Opel, dan Vauxhall, belum menetapkan tanggal melanjutkan produksi di Eropa. Eksekutif perusahaan mengatakan tidak ada gunanya menambah stok hingga vendor buka kembali.

PSA mengatakan 90 persen stafnya sebagian menggunakan skema pengangguran atau cuti, yang di Prancis didanai pemerintah. Namun, perusahaan tidak menggunakan bantuan lain di luar itu.

"Kami ingin perusahaan sebebas mungkin dari ketergantungan publik," kata Kepala Keuangan Philippe de Rovira kepada para analis, sambil menambahkan PSA tidak meminta pinjaman yang dijamin pemerintah.

Perusahaan mencatatkan penurunan 15,6 persen pada kuartal pertama atau sebesar 15,2 miliar euro (16,3 miliar dolar AS). Analis di Jefferies mengatakan pendapatan PSA lebih tangguh dari yang diperkirakan.

Kelompok itu mengatakan penjualan otomotif tahun ini diperkirakan turun 25 persen di Eropa dan Amerika Latin, 20 persen di Rusia, serta 10 persen di China. Perusahaan mengklaim memiliki likuiditas yang cukup untuk menghadapi penurunan pasar lebih dari 50 persen.

Di sisi lain, pemerintah Prancis telah mendesak perusahaan yang ingin memanfaatkan dukungan negara membatalkan atau menunda pembayaran dividen.

Bagi PSA, setiap perubahan pembayaran yang direncanakan dapat menyulitkan perjanjian merger dengan Fiat Chrysler (FCHA.MI), yang mensyaratkan pengaturan dividen harus disetujui kedua perusahaan.

Editor : Dani Dahwilani