PSBB Lagi, Gaikindo Desak Pemerintah Keluarkan Stimulus Dongkrak Penjualan Mobil

Riyandy Aristyo ยท Senin, 14 September 2020 - 14:22 WIB
PSBB Lagi, Gaikindo Desak Pemerintah Keluarkan Stimulus Dongkrak Penjualan Mobil

Gabungan Asosiasi Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap pemerintah mengeluarkan stimulus untuk membantu industri otomotif kembali bangkit. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait Pandemi Covid-19 membuat penjualan mobil sepanjang 2020 anjlok. Gabungan Asosiasi Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap pemerintah mengeluarkan stimulus untuk membantu industri otomotif kembali bangkit.

"Kami sudah minta stimulus yang langsung mengena ke harga jual mobil, termasuk relaksasi pajak untuk pembelian mobil baru. Saat ini kami masih menunggu keputusan pemerintah," ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.

Jongkie menuturkan, penjualan mobil baru akhir-akhir ini terlihat ada kenaikan secara retail tapi masih jauh dari capaian kondisi normal. Mmangkas pajak-pajak, diklaim bisa membuat harga mobil lebih murah.

"Daya beli masyarakat saat ini sudah turun akibat pandemi. Maka itu, harus ada stimulus yang bisa menurunkan harga jual kendaraan bermotor," ujar Jongkie.

Negara tetangga yang sudah menerapkan stimulus kendaraan bermotor adalah Malaysia. Di sana, stimulus yang dimaksud adalah pembebasan pajak penjualan 100 persen untuk model yang dirakit secara lokal (CKD) dan 50 persen untuk model yang diimpor secara utuh (CBU).

Seperti diketahui, pada Mei 2020 lalu, Gaikindo mengajukan tiga usulan sebagai stimulus penjualan otomotif, yakni keringanan Pajak Kendaraan Bermotor, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan soal proses restitusi pajak, serta tidak ada penggunaan minimum untuk biaya PLN dan bahan bakar gas.

Editor : Dani Dahwilani