Rimac Ambil Alih Bugatti, Kepemilikan Volkswagen dan Porsche Berakhir
JAKARTA, iNews.id - Rimac resmi mengambil alih Bugatti setelah konsorsium investor yang dipimpin HOF Capital dan BlueFive Capital menuntaskan pembelian saham Porsche di Bugatti Rimac. Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri kepemilikan Grup Volkswagen (VW) dan Porsche di merek mobil mewah asal Prancis tersebut.
Melalui kesepakatan tersebut, Mate Rimac akan mengambil peran sebagai Presiden Bugatti. Langkah ini membuat dia memiliki ruang yang lebih besar menentukan arah masa depan Bugatti tanpa keterlibatan langsung Porsche dalam struktur kepemilikan perusahaan.
Dilansir dari Carscoops, kesepakatan tersebut mencakup pembelian 21 persen saham Porsche di Rimac Group dan 45 persen kepemilikan Porsche di perusahaan patungan Bugatti Rimac. Konsorsium investor tersebut melibatkan HOF Capital, BlueFive Capital, serta sejumlah investor asal Amerika Serikat dan Eropa.
Pengambilalihan ini menjadi babak baru bagi Bugatti setelah pada 2021 Grup Volkswagen mengalihkan kepemilikan merek tersebut ke perusahaan patungan Bugatti Rimac. Saat itu, Rimac diharapkan membawa keahlian teknologi kendaraan listrik untuk membantu mengembangkan generasi baru Bugatti.
Namun, arah yang diambil justru tidak sepenuhnya menuju mobil listrik. Di bawah kepemimpinan Mate Rimac, Bugatti meluncurkan Tourbillon yang mempertahankan mesin V16 sebagai bagian dari sistem penggeraknya.
Mate Rimac sebelumnya menghabiskan lebih dari 18 bulan untuk mencari cara agar dapat memiliki kendali lebih besar terhadap masa depan Bugatti. Dia menilai struktur pengambilan keputusan yang melibatkan pemegang saham membuat proses pengembangan dan investasi jangka panjang menjadi lebih kompleks.
Atas selesainya transaksi, Mate Rimac kini memiliki keleluasaan lebih besar mengarahkan strategi Bugatti. Perubahan tersebut juga diikuti perombakan jajaran manajemen.
Presiden Bugatti Automobiles sekaligus kepala operasional Bugatti Rimac, Christophe Piochen, akan meninggalkan jabatannya. Mate Rimac selanjutnya dipercaya menjadi Presiden Bugatti.
Sementara itu, mantan kepala operasional Rimac Technology, Marko Brkljačić, akan menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Bugatti Rimac.
Porsche Kantongi Rp18 Triliun
Porsche tetap memperoleh keuntungan finansial dari transaksi tersebut. Perusahaan mengungkapkan mendapatkan sekitar 1 miliar euro atau sekitar 1,16 miliar dolar AS dari kesepakatan itu.
Sebagian dana tersebut, sekitar 250 juta euro, akan dialokasikan untuk mendanai kewajiban pensiun Porsche. "Saya sangat senang bahwa kesepakatan dengan Porsche dan HOF Capital telah selesai," kata Mate Rimac.
Dia menyebut Porsche selama ini menjadi mitra penting dalam perjalanan Rimac dan Bugatti. Menurutnya, kerja sama tersebut membantu membangun fondasi bagi perkembangan merek Bugatti ke depan.
"Porsche telah menjadi mitra yang sangat berharga selama bertahun-tahun ini, memungkinkan kami untuk membangun fondasi yang kuat untuk masa depan merek ini," kata Mate.
Mate Rimac juga menyambut kerja sama dengan HOF Capital yang dinilai akan mendukung visi jangka panjang untuk Bugatti.
"Saya sangat menantikan kolaborasi kami dengan HOF Capital, yang akan menjadi aset besar dalam menjalankan visi jangka panjang kami untuk masa depan Bugatti yang menarik," kata Mate.
Editor: Dani M Dahwilani