Sama-Sama SUV PHEV, Ini Perbedaan Jetour T1 dan T2 i-DM
Kombinasi tersebut dipadukan dengan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT) sehingga menghasilkan akselerasi yang lebih responsif. Jetour T2 i-DM memiliki kecepatan maksimum 200 km/jam dan mampu melaju dalam mode listrik hingga 120 km.
Sementara itu, Jetour T1 i-DM mengusung karakter Smooth Oriented yang lebih mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan. SUV ini menggunakan mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dipadukan satu motor listrik berkekuatan 204 PS dengan torsi 310 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 1-Speed DHT. Jetour T1 i-DM memiliki kecepatan maksimum 180 km/jam dan mampu melaju menggunakan tenaga listrik hingga 70 km.
Menurutnya, penggunaan dua motor listrik dan transmisi 3-Speed DHT pada T2 i-DM membuat karakter mobil lebih bertenaga dan responsif, sehingga cocok untuk perjalanan jauh maupun medan yang lebih menantang. Sebaliknya, T1 i-DM dirancang agar lebih halus dan praktis untuk penggunaan harian di perkotaan.
Meski memiliki karakter yang berbeda, kedua SUV tersebut tetap menawarkan performa lebih baik dibandingkan kendaraan bermesin bensin konvensional di kelasnya, sekaligus menghadirkan efisiensi bahan bakar berkat teknologi plug-in hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM).