Sejarah Toyota Kembangkan Mobil Hybrid Pertama di Dunia

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 13 Oktober 2019 - 06:48 WIB
Sejarah Toyota Kembangkan Mobil Hybrid Pertama di Dunia

Melalui berbagai pengembangan teknologi HEV secara intens selama 30 tahun terakhir, Toyota menguasai puluhan ribu hak paten teknologi kendaraan elektrifikasi. (Foto: Blog Toyota/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Toyota pertama kali menghadirkan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) pada 1997. Ini menjadikan Toyota sebagai pionir kendaran ramah lingkungan di dunia.

Pada awal 1990, pengembangan teknologi elektrifikasi Toyota selain berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), juga mengembangkan kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-In Hybrid Electrid vehicle (PHEV). Upaya tersebut untuk menjawab tantangan mobilitas masa depan mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dengan emisi CO2 yang rendah.

Sejumlah mobil konsep (concept car) dengan masing-masing platform elektrifikasi berhasil diciptakan Toyota. Di mana teknologi tersebut memiliki keunggulan berbeda-beda dan penggunaannya disesuikan kondisi sumber energi masing-masing negara.

HEV merupakan kendaraan elektrifikasi yang lebih dulu diprioritaskan untuk diproduksi secara massal Toyota. Prius HEV adalah kendaraan hybrid pertama di dunia yang dikembangkan Toyota dengan teknologi THS generasi I pada 1997 hingga 2003. Pada akhir 2003, Toyota menyempurnakan THS generasi I dengan menghadirkan THS generasi II.

Memadukan penerapan konsep rancangan Toyota New Global Architecture (TNGA), Toyota dengan teknologi HEV-nya mampu mengimpelementasikan teknologi HEV pada setiap line-up yang dimilikinya. Melalui teknologi tersebut, Toyota berhasil menekan emisi CO2 melalui efisiensi konsumsi bahan bakar yang signifikan.

Hybrid Synergy Drive (HSD) sebagai teknologi generasi terbaru dari pengembangan THS memotivasi Toyota menghadirkan lebih banyak line-up mobil HEV di pasar global dan menempatkan Toyota sebagai merek kendaraan ramah lingkungan terbesar di dunia saat ini.

“Teknologi HEV yang terus dikembangkan dan disempurnakan Toyota tak hanya menjadikannya sebagai pionir, tetapi juga produsen kendaraan ramah lingkungan terbesar di pasar global. Hampir semua line-up kendaraan global Toyota kini mempunyai varian HEV yang kehadirannya diterima pasar otomotif dunia,” ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy.

Dia menuturkan berbagai kemajuan yang dicapai dalam pengembangan teknologi HEV bersamaan dengan penerapan konsep rancangan TNGA, menjadikan Toyota tidak hanya berhasil melahirkan kendaraan yang nyaman, tapi juga semakin efisien, ramah lingkungan sehingga diterima pasar global.

"Hingga saat ini, Toyota dan Lexus telah memiliki lebih dari 40 model HEV di seluruh dunia dengan penjualan mencapai lebih dari 14 juta unit,” kata Anton.

Melalui berbagai pengembangan teknologi HEV secara intens selama 30 tahun terakhir ini, Toyota telah berhasil menguasai puluhan ribu hak paten teknologi kendaraan elektrifikasi. Untuk mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik, Toyota Motor Corporation (TMC) sebagai pemegang hak paten juga telah membebaskan sekitar 24.000 hak paten, termasuk memberikan lisensi teknologi hybrid-nya kepada pabrikan serta perusahaan supplier komponen hybrid.


Editor : Dani Dahwilani