Selain Moge, Biker Seksi Ini Koleksi Supercar Lamborghini hingga Ferrari

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 07 Mei 2020 - 08:19 WIB
Selain Moge, Biker Seksi Ini Koleksi Supercar Lamborghini hingga Ferrari

Biker seksi Vaune Phan selain hobi menunggangi motor gede juga koleksi supercar dengan harga fantastis. (Foto: Instagram @vaunephan)

SINGAPURA, iNews.id - Biker seksi Vaune Phan tidak hanya hobi menunggangi motor gede. Dia juga menyukai supercar mewah dengan harga fantastis.

Dilihat dari akun Instagram pribadinya @vaunephan, Rabu (6/5/2020), perempuan cantik asal Singapura ini kerap terlihat berpose dengan beberapa supercar eksotis, mulai dari Aston Marton, Lamborghini hingga Ferrari.

Dia menyandingkan deretan supercarnya dengan motor kesayangan. Gayanya dalam setiap kesempatan bikin kaum adam ngiler.

Phan dalam beberapa kegiatan tampak berkumpul bersama komunitas mobil Ferrari. Dalam kesempatan lain, dia juga mengunggangi motor gedenya beriringan dengan deretan supercar

Sebagai penggemar moge, Phan pun memperlihatkan sejumlah motornya mulai dari KTM, Honda, Suzuki, Ducati Hypermotard hingga Ducati 899 Panigale. Diketahui, dia sudah mengendari motor-motornya tersebut sejak tujuh tahun lalu.

Bahkan, wanita berusia 30 tahun itu kerap melakukan perjalanan jauh (solo touring) dengan motornya mulai dari Singapura hingga ke Gunung Everest, Tibet pada 2015 melewati Malaysia, Thailand, Laos, dan China hingga sampai Tibet.

Berkat antusiasnya terhadap dunia roda dua dan bermodalkan wajah cantik serta seksi, Phan mendapatkan banyak tawaran kerja sama. Antara lain, menjadi foto model di sejumlah majalah otomotif dan narasumber berbagai media asing, terkait hobi serta kecantikannya.

Seiring ketenarannya di dunia otomotif, Phan memiliki fans yang cukup banyak, terutama dari kaum laki-laki. Tak hanya dari Singapura, fans Phan juga banyak yang berasal dari luar negeri termasuk Indonesia.

Tak hanya sebagai biker sejati, Phan juga aktif sebagai bloger yang punya banyak pembaca setia. Dia kerap berbagi ilmu bagaimana keselamatan berkendara.

"Sejak menjadi biker, saya menyadari hidup sangat rentan. Saya tahu orang-orang yang mengalami kecelakaan dan menjadi cacat," kata Phan.

Editor : Dani Dahwilani