Sudah Diuji, Hino Klaim Siap Gunakan Bahan Bakar B30

Dani M Dahwilani · Jumat, 24 Januari 2020 - 23:45:00 WIB
Sudah Diuji, Hino Klaim Siap Gunakan Bahan Bakar B30
Hino menyatakan siap menerapkan bahan bakar B30 sesuai program pemerintah terkait penyediaan, pemanfaatan dan tata niaga bahan bakar nabati (biofuel). (Foto: iNews.id/Riyandy Aristyo)

JAKARTA, iNews.id - Program pemerintah terkait penggunaan bahan bakar biodiesel 30 (B30) pada truk mulai diterapkan sejak 1 Januari 2020. Menanggapi ini, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sudah siap dengan program tersebut.

"Kami sudah siap menerapkan bahan bakar B30 sesuai program pemerintah terkait penyediaan, pemanfaatan dan tata niaga bahan bakar Nabati (Biofuel) sebagai bahan bakar lain," ujar Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo di Senayan, Jakarta.

Santiko menuturkan, beberapa model Hino bahkan sudah berada pada pengembangan tahap akhir untuk menyiapkan Retrofit kendaraan yang diproduksi di bawah 2020. Artinya, konsumen tak perlu cemas menggunakan kendaraan Hino produksi lama.

"Retrofit merupakan pilihan untuk kendaraan Hino baik mekanikal maupun common rail terdiri atas Fuel Filter yang lebih besar, sender, tank, piping dan hose, sehingga lebih tahan untuk pengunaan B30," katanya.

Hino sendiri sudah dua kali tes sejak 2010, yakni emission test dan durability test. Pengetesan ini dilakukan untuk mesin masih berstandar Euro 2 dan juga mesin yang akan digunakan pada 2021, Euro 4.

Pengujian dilakukan di laboratorium dengan beban dan daya maksimum di putaran mesin 2.500 rpm selama 400 jam atau setara perjalanan sejauh 40.000 km. Ini menghasilkan penyesuaian karakteristik mesin dan kendaraan Hino yang tepat.

"Dengan penggunaan bahan bakar B30, kami berharap para pengusaha dan pengemudi truk mengontrol serta merawat kendaraan lebih rutin untuk meminimalisir penyumbatan filter, sehingga kondisi kendaraan tetap terjaga," ujar Santiko.

Sebagai informasi, pengujian ini dilakukan Hino di Indonesia dan Jepang dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Balai Teknologi Termodinamika, Motor dan Propulsi (BT2MP) dulu BTMP, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Balai Teknologi Bahan Bakar & Rekayasa Disain (BTBRD), Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pertamina.

Editor : Dani M Dahwilani

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda