Tampil Perdana di Rally Dakar 2026, Julian Johan Finis di Posisi Ke-6 Kelas H.2 Etape Pertama
“Buat pertama kali ada di sini sebenarnya secara persaingannya kalau melihat dari SS satu sangat memungkinkan, tapi balik lagi, saya enggak mau gegabah. Saya akan mencoba untuk fokus ke diri sendiri saja, bagaimana setiap harinya kita bisa finish dengan aman dan lancar,” katanya.
Dari sisi teknis, Toyota Land Cruiser 100 yang dikemudikannya mampu menuntaskan SS pertama tanpa masalah berarti. Kendala justru sempat terjadi sebelum start, ketika ban depan kanan robek akibat menghantam batu tajam saat menuju lokasi SS.
Julian Johan mengakui insiden tersebut terjadi karena dirinya masih beradaptasi dengan posisi setir kiri, yang membuat penempatan mobil sedikit melenceng.
“Karena memang saya yang kurang bisa mahir atau terbiasa membawa setir kiri itu jadinya terlalu ke kanan dan menghantam batu tersebut. Tapi syukur Alhamdulillah enggak butuh waktu lama, jadi kita start ss masih aman,” ujarnya.
Menghadapi SS kedua yang akan menempuh jarak lebih panjang, yakni 316 kilometer dari Yanbu menuju Alula, Julian Johan telah menyiapkan strategi khusus. Dia memilih untuk menjaga ritme dan tidak memaksakan mobil, mengingat medan dan durasi yang semakin berat.
“Jadi dari ritmenya untuk membawa mobilnya tidak benar-benar di push, bahkan jauh lebih santai ketimbang saat saya sedang rally raid misalnya di IRRA atau AXCR sekalipun. Di sini masih harus menjaga mobil lebih jauh lagi, lebih maksimal lagi karena jaraknya lebih panjang dan medannya lebih berat dan durasinya lebih lama,” kata pemilik kanal YouTube Jejelogy tersebut.