Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Denza D9 Terbaru Meluncur, Gunakan Baterai Super Cepat 10-70 Persen Cuma 5 Menit
Advertisement . Scroll to see content

Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29:00 WIB
Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV
Salah satu langkah menarik datang dari dua produsen EV, yakni BYD dan Nio, antara sistem pengisian daya cepat dan pertukaran baterai (swap). (Foto: BYD/Nio)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Persaingan kendaraan listrik (EV) di China kini tidak hanya berfokus pada jarak tempuh atau akselerasi. Efisiensi pengisian daya mulai menjadi perhatian utama pengguna, seiring meningkatnya kebutuhan mobil listrik yang dapat diisi ulang dengan cepat dan praktis.

Laporan media otomotif China menyebutkan ekosistem pengisian kendaraan listrik mulai berkembang melalui kolaborasi antara perusahaan otomotif dan energi. Salah satu langkah menarik datang dari dua produsen EV, yakni BYD dan Nio, antara sistem pengisian daya cepat dan pertukaran baterai (swap).

Jaringan pengisian cepat BYD dirancang berbasis cakupan, di mana nilai sebuah stasiun sangat bergantung pada lokasi, ketersediaan, serta kecepatan pengisian daya. Semakin padat jaringan stasiun yang tersedia, semakin tinggi pula tingkat pemanfaatannya oleh pengguna kendaraan listrik.

Model bisnis jaringan ini relatif sederhana. Biaya terbesar berada pada perangkat keras serta pembangunan lokasi stasiun, sementara biaya operasional dinilai lebih stabil dan dapat diprediksi.

Pendapatan utama berasal dari selisih harga listrik dan biaya layanan yang dikenakan kepada pengguna kendaraan listrik.

Untuk mempercepat ekspansi, BYD juga mengintegrasikan infrastruktur pengisian yang sudah ada melalui berbagai kemitraan. Pendekatan ini memungkinkan perluasan jaringan dengan biaya tambahan yang lebih rendah.

Perusahaan tersebut menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun pengisian cepat tingkat megawatt hingga akhir 2026. Pembangunan itu didukung konsep “stasiun di dalam stasiun”, yang membantu mengurangi kebutuhan peningkatan jaringan listrik secara besar-besaran.

Selain itu, BYD juga memperkenalkan teknologi baterai generasi terbaru bernama Blade Battery 2.0. Sistem ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit dalam kondisi tertentu.

Teknologi tersebut disebut mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik dengan pengisian super cepat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut