Tesla Klaim Mobil Full Self-Driving 10 Kali Lebih Aman dari Manusia, Senator AS Minta Bukti
JAKARTA, iNews.id - Klaim Tesla teknologi Full Self-Driving (FSD) 10 kali lebih aman dibandingkan pengemudi manusia menjadi sorotan serius di Amerika Serikat (AS). Dua senator dari Partai Demokrat mendesak regulator keselamatan jalan raya AS meneliti lebih jauh dasar perhitungan yang digunakan perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Dilansir dari Carscoops, selama beberapa tahun terakhir, Tesla secara konsisten mempromosikan FSD sebagai teknologi yang mampu mengurangi risiko kecelakaan secara signifikan. Namun, sebuah investigasi yang diterbitkan Reuters mengungkap dugaan perusahaan menggunakan metode perbandingan yang dinilai tidak seimbang untuk mendukung klaim keselamatan tersebut.
Menurut laporan tersebut, Tesla menghitung tingkat kecelakaan kendaraan yang menggunakan FSD hanya pada insiden berat yang menyebabkan airbag mengembang. Angka itu kemudian dibandingkan dengan total kecelakaan kendaraan di Amerika Serikat, termasuk tabrakan ringan yang tidak memicu pengembangan airbag.
Metode tersebut dinilai menciptakan perbandingan yang tidak setara. Akibatnya, hasil yang muncul dapat memberikan gambaran bahwa FSD jauh lebih aman dibandingkan kondisi sebenarnya.
Tak hanya itu, Reuters juga menyoroti perbandingan yang dilakukan Tesla terhadap rata-rata kendaraan di AS. Mayoritas armada kendaraan di negara tersebut berusia lebih tua dibandingkan mobil Tesla yang umumnya dibekali teknologi keselamatan terbaru.