Tewaskan 3 Orang, Amerika Investigasi Teknologi Autopilot Tesla

Tangguh Yudha ยท Jumat, 20 Mei 2022 - 10:10:00 WIB
Tewaskan 3 Orang, Amerika Investigasi Teknologi Autopilot Tesla
Kecelakaan mobil listrik Tesla Model S menewaskan tiga orang telah memicu penyelidikan regulator terhadap sistem autopilot Tesla. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kecelakaan mobil listrik Tesla Model S menewaskan tiga orang telah memicu penyelidikan regulator terhadap sistem autopilot Tesla. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat (AS) menyatakan saat ini tengah melakukan penyelidikan dan dan menyelidiki lebih dari 30 insiden yang melibatkan Autopilot Tesla.

Kecelakaan mobil Tesla Model tersebut terjadi di jalur Mariners Mile Newport Beach, AS pada 12 Mei. Mobil listrik tersebut dilaporkan menabrak trotoar dan menewaskan tiga orang penumpangnya.

Selain mencelakai penumpang, mobil Tesla Model S tersebut juga melukai pekerja konstruksi yang sedang bekerja di dekat lokasi kejadian. Korban bahkan sampai dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir dari Engadget, Jumat (20/5/2022), Tesla adalah salah satu dari sejumlah pembuat mobil yang telah merilis sistem bantuan pengemudi Level 2 yang dirancang untuk memudahkan tugas mengemudi.

Sistem tersebut jauh dari self-driving penuh (Level 4 atau 5), dan Tesla secara khusus menginstruksikan pengemudi untuk memperhatikan jalan dan tetap memegang kemudi.

NHTSA mengatakan pada Agustus 2021 pihaknya membuka penyelidikan terhadap Autopilot setelah 11 kecelakaan dengan kendaraan first responder yang diparkir sejak 2018 yang mengakibatkan 17 cedera dan satu kematian.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: