Tips Menjaga Mobil di Musim Kemarau Panas dan Berdebu, Ini 6 Komponen Wajib Dicek
JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau tahun ini akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Kondisi cuaca panas dan berdebu berpotensi membuat beban kerja sejumlah komponen mobil lebih berat.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara mengatakan, cuaca panas dapat memengaruhi kinerja sejumlah komponen mobil, terutama ketika kendaraan digunakan dalam kondisi macet.
"Mobil yang berhenti saat macet membuat radiator kurang mendapatkan hembusan udara dari arah depan. Kondisi tersebut membuat radiator lebih sulit bekerja secara optimal untuk melepaskan panas sehingga suhu ruang mesin dapat meningkat," ujarnya, dalam keterangan pers dilansir Selasa (1/9/2026).
Dia menjelaskan saat suhu kerja mesin berada dalam kondisi normal, oli membantu mengurangi panas yang dihasilkan mesin. Namun, oli mesin tidak memiliki sistem pendingin khusus sehingga akan lebih sulit melepaskan panas berlebih ketika mobil terjebak macet dalam kondisi suhu lingkungan tinggi.
"Suhu kerja mesin yang meningkat juga berisiko memengaruhi formula oli. Dampak serupa dapat dirasakan komponen lain karena gesekan antarsuku cadang meningkat ketika suhu lingkungan panas," katanya.