Toyota Harrier Generasi Keempat Sematkan Mesin Hybrid, Bisa Jadi Sumber Listrik

Riyandy Aristyo ยท Senin, 22 Juni 2020 - 19:29 WIB
Toyota Harrier Generasi Keempat Sematkan Mesin Hybrid, Bisa Jadi Sumber Listrik

Sejumlah perubahan ditawarkan pada Toyota Harrier Generasi Keempat, seperti pilihan dapur pacu mesin bensin 2.000 cc dan model hybrid 2.500 cc. (Foto: Paultan)

TOKYO, iNews.id - Toyota Harrier generasi keempat sudah mulai dipasarkan di Jepang. Sejumlah perubahan ditawarkan pada SUV mewah ini, seperti pilihan dapur pacu mesin bensin 2.000 cc dan model hybrid 2.500 cc.

Dilansir dari Paultan, Senin (22/6/2020), untuk mesin bensin, Toyota Harrier terbaru sanggup menghasilkan tenaga sebesar 169 hp dengan torsi maksimal 207 Nm. Sementara versi hybrid bisa menghemburkan tenaga hingga 216 hp. Bahkan bisa bertambah menjadi 220 hp jika dipadu dengan sistem E-Four (all wheel drive).

Toyota Harrier dalam tipe S, G, dan Z serta tersedia Leather Package. Interiornya disediakan warna hitam, kombinasi hitam dan coklat, serta abu-abu muda sesuai selera konsumen.

Melengkapi ruang kabin, fitur hiburan Toyota Harrier dilengkapi layar sentuh 12,3 inci dengan sistem navigasi T-Connect SD dan dukungan SmartDeviceLink, Apple CarPlay dan Android Auto.

Menariknya, untuk varian hybrid, Toyota memasang stop kontak berdaya AC 100 volt, 1.500 watt yang dapat memberi daya pada perangkat listrik rumah tangga. Artinya, fitur ini berfungsi sebagai pasokan listrik darurat.

Sementara di sektor keselamatan, SUV ini sudah dibekali teknologi Toyota Safety Sense seperti sistem keselamatan yang dapat mendeteksi pejalan kaki dan pengendara sepeda di siang hari hingga Intelligent Clearance Sonar with Parking Support brake yang membantu menghindari atau mengurangi kerusakan akibat tabrakan kecepatan rendah, seperti di tempat parkir.

Di Jepang, Toyota Harrier dibanderol dengan harga Rp398 juta untuk tipe terendah. Sementara tipe tertingginya, Toyota Harrier 2.5 Hybrid E-Four tipe Z dengan Leather Package bisa ditebus dengan harga Rp671 jutaan.

Editor : Dani Dahwilani