Toyota Serius Garap Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen
TOKYO, iNews.id - Toyota tampaknya belum puas hanya menciptakan mobil listrik. Pasalnya, pabrikan mobil asal Jepang tersebut tengah mempersiapkan kendaraan dengan menggunakan bahan bakar hidrogen atau fuel cell (FCV). Tak hanya itu, perusahaan juga berencana menggandakan investasi untuk merancang SUV kelas bawah, serta bus dan truk hingga mencapai skala ekonomi.
Dikutip dari Digital Trend, Sabtu (28/7/2018), Toyota tengah mengembangkan generasi baru FCV Mirai. Generasi terbaru ini diharapkan bisa hadir awal 2020-an dan menjadi ajang pembuktian kendaraan hidrogen, yang dapat diterima pasar.
"Kami akan beralih dari produksi terbatas ke produksi massal, mengurangi jumlah material berharga mahal seperti platinum yang digunakan FCV, dan membuat sistem yang lebih kompak dan powerful," ujar Chief Engineer Mirai, Yoshikazu Tanaka.
Saat ini, Toyota tengah fokus meningkatkan jarak tempuh Toyota Mirai yang sebelumnya mampu melaju sejauh 460 km menjadi 600 km pada 2025.
Selain Mirai, Toyota juga mengenalkan model FCV lain, termasuk SUV, pikap, dan truk komersial pada 2025. Sayangnya, perusahaan masih menutup keran informasi terkait masa depan line-up FCV.
"Kami akan menggunakan banyak bagian dari mobil penumpang yang ada, dan model lain di truk FCV," kata Manajer Perencanaan Bisnis Baru Proyek Kendaraan bahan Bakar Sel Toyota, Ikuo Ota.
Sekadar informasi, hidrogen merupakan sumber daya alam paling melimpah di alam semesta. Bahkan, hidrogen bisa menjadi energi yang lebih baik dibanding baterai yang digunakan untuk mobil listrik dengan berat yang sama.
Toyota Mirai sendiri merupakan FCV produksi pertama di dunia, diluncurkan pada 2014. Namun, lantaran harganya yang mahal sekitar Rp840 jutaan, belum ditambah insentif pajak, mobil ini jadi kurang menarik di mata pencinta otomotif.
Editor: Vien Dimyati