Virus Korona Menyebar, BMW Berlakukan Karyawan Kantor Kerja di Rumah

Riyandy Aristyo · Senin, 03 Februari 2020 - 10:12 WIB
Virus Korona Menyebar, BMW Berlakukan Karyawan Kantor Kerja di Rumah

Hindari penyebaran virus korona, karyawan BMW yang bekerja di kantor diharuskan menyelesaikan pekerjaan dari rumah. (Foto: Bimmerfest)

SHENYANG, iNews.id - Toyota dan Renault sama-sama telah meliburkan pabriknya di China hingga 10 Februari 2020, untuk menghindari penyebaran virus korona. Langkah ini diikuti BMW yang akan membuka pabrik produksinya di Shenyang, China, pada tanggal yang sama.

Dilansir dari Reuters, Senin (3/2/2020), perwakilan BMW mengatakan, keputusan libur tersebut berlaku untuk pekerja pabrik. Sementara pekerja kantor wajib bekerja pada 3 Februari, tapi dilakukan di rumah.

Semua karyawan yang bekerja di kantor diharuskan menyelesaikan pekerjaan mereka dari rumah. Ini untuk mengurangi risiko terinfeksi virus di perusahaan dan menghindari potensi penyebaran virus saat berada di angkutan umum.

Penambahan jadwal libur tersebut berdampak pada tiga pabrik BMW Group. Apalagi, penyebaran virus korona belum diketahui berakhir sampai kapan. Artinya, ada kemungkinan jadwal libur diperpanjang.

Diketahui ada sekitar 18.000 karyawan BMW yang bekerja di Shenyang, China. Ini menunjukkan BMW Group mengambil langkah besar untuk mencegah virus korona mengingat satu pekan penghentian produksi bisa menimbulkan kerugian.

Selain BMW, Volkswagen juga memutuskan memperpanjang libur pabrik di China selama sepekan akibat virus korona. Penyakit ini menjadi faktor yang sangat memengaruhi ekonomi China dan dunia.


Editor : Dani Dahwilani