Virus Korona Menyebar ke Korea dan Jepang, Pabrik di China Kembali Terpukul

Riyandy Aristyo ยท Selasa, 03 Maret 2020 - 18:30 WIB
Virus Korona Menyebar ke Korea dan Jepang, Pabrik di China Kembali Terpukul

Penyebaran virus korona di Korea Selatan dan Jepang berefek pada gangguan ganda terhadap pabrik-pabrik otomotif di China. (Foto: Xinhuanet/News)

BEIJING, iNews.id - Penyebaran virus korona di Korea Selatan dan Jepang berefek pada gangguan ganda terhadap pabrik-pabrik otomotif di China. Ini setelah fasilitas manufaktur di negara tersebut menunda sebagian operasi.

Kondisi ini memengaruhi pasokan suku cadang ke pabrik-pabrik di China setelah mereka memulai kembali operasi. China, sebagai pusat wabah, telah mecatatkan penurunan tajam dalam kasus infeksi baru, dan pihak berwenang setempat sudah mulai membuka pembatasan perjalanan dan memungkinkan beberapa bisnis dibuka kembali.

Tetapi impor dari Korea Selatan dan Jepang memainkan peran penting dalam manufaktur China, terutama produksi dan perakitan barang-barang elektronik serta otomotif.

"Kurangnya beberapa komponen dapat menghentikan seluruh proses produksi, jadi jika perusahaan Jepang dan Korea tidak dapat memasok barang, maka mereka akan menambah sakit kepala untuk perakitan," ujar Dan Wang, analis teknologi dari perusahaan riset Gavekal Dragonomics, seperti dilansir dari Reuters.

Virus korona sendiri telah membunuh lebih dari 3.000 orang di seluruh dunia dan menginfeksi lebih dari 80.000 orang, terbanyak di China. Tetapi Korea Selatan menjadi sumber terbesar kedua dengan lebih dari 4.300 kasus dan Jepang di posisi kedua 1.000 kasus.

Editor : Dani Dahwilani