Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konvoi Motor ke Istana, Ribuan Buruh bakal Gelar Aksi Tuntut UMP 8 Januari 2026
Advertisement . Scroll to see content

4 Penyebab Busi Motor Cepat Rusak, Begini Cara Mengatasinya

Minggu, 22 Juli 2018 - 07:05:00 WIB
4 Penyebab Busi Motor Cepat Rusak, Begini Cara Mengatasinya
Dari sekian masalah, hal sepele yang menyebabkan busi bekerja tidak maksimal adalah pemasangan tidak sempurna.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Salah satu komponen penting pada kendaraan khususnya sepada motor adalah busi. Rata-rata usia busi pada motor antara 8.000 sampai 10.000 Km.

Namun, pada beberapa kendaraan busi cepat rusak. Apa penyebabnya? Hal ini karena perawatan kurang baik dan sistem kelistrikan pada motor rusak.

Dilansir dari situs resmi Suzuki, berikut beberapa penyebab busi motor cepat rusak dan cara mengatasinya:Busi

1. Pemasangan Kurang Tepat

Hal sepele yang menyebabkan busi bekerja tidak maksimal adalah pemasangan tidak sempurna. Bisa disebabkan terlalu longgar, atau posisi busi tidak tepat karena jalur baut (jalur ulir) sudah rusak.

Walau sederhana, kondisi ini bisa menyebabkan banyak masalah pada mesin, mulai tenaga motor  ngempos, hingga busi cepat mati. Untuk mengatasinya, cek pastikan posisi busi pas.

2. Kebocoran Kompresi Mesin

Kompresi mesin yang bocor bisa menyebabkan hilangnya tekanan di silinder ruang pembakaran atau combustion chamber. Ciri khas utama kebocoran pada kompresi mesin adalah tenaga mesin ngempos, sistem pembakaran yang tidak berjalan maksimal, dan busi cepat mati.

Untuk mengatasinya, segera bawa motor Anda ke bengkel untuk diukur nilai kompresi mesinnya menggunakan compression tester.

3. Setelan Bahan Bakar

Penggunaan bahan bakar yang salah bisa menyebabkan hisapan bensin terlalu banyak. Selain sepeda motor jadi lebih boros, busi akan cepat mati karena terlalu banyak disiram bensin.

Untuk mengeceknya, Anda bisa melihat bagian elektroda busi. Jika bahan bakar terlalu boros, biasanya bagian atas busi akan selalu basah. Solusinya, segera setting ulang setelan bahan bakar. Biasanya, masalah ini kerap melanda motor yang masih menggunakan sistem karburator.

4. Korsleting Jalur Pengapian

Salah satu penyebab busi cepat rusak adalah korsleting di jalur pengapian. Indikatornya kadang motor ngadat atau brebet. Selain itu, motor biasanya akan mati total (tidak bisa dihidupkan) setelah dimandikan.

Selain menyebabkan busi cepat mati, korsleting di jalur pengapian bisa menyebabkan komponen lain, seperti CDI, koil dan spul cepat mati. Untuk mengatasinya, cek jalur pengapian dan lihatlah apakah ada kabel yang terbakar atau terlihat korsleting. Jika demikian, segera perbaiki.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut