Antisipasi Kecelakaan, Kenali 120 Potensi Bahaya di Jalan Raya bagi Bikers

Dani M Dahwilani · Rabu, 30 September 2020 - 07:33 WIB
Antisipasi Kecelakaan, Kenali 120 Potensi Bahaya di Jalan Raya bagi Bikers

Ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat diketahui para bikers dalam mencegah kecelakaan di jalan raya. (Foto: AHM)

JAKARTA, iNews.id – Banyak hal yang dapat terjadi saat berkendara di jalan raya, mulai dari yang aman hingga berpotensi menimbulkan bahaya. Berdasarkan simulasi berkendara yang dikembangkan Honda Riding Trainer, ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat diketahui para bikers dalam mencegah potensi kecelakaan.

“Para bikers perlu mengetahui apa saja potensi bahaya yang ditemui di jalan dan bagaimana cara mengatasinya. Pengetahuan dan tips ini bisa mengurangi resiko saat berkendara di berbagai kondisi jalan,” ujar Safety Riding Department Head PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky Margo Utomo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2020).
 
Secara garis besar, 120 potensi bahaya di jalan raya terbagi dalam tiga jenis. Pertama, potensi bahaya yang terlihat pengendara tanpa perlu diprediksi, seperti kendaraan yang berhenti di pinggir jalan atau kondisi mengantuk saat  berkendara. 

Kedua, potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan konsentrasi bikers. Potensi bahaya ini belum terlihat akan tetapi sudah memberikan tanda-tanda menarik perhatian, seperti kendaraan lain yang memberikan tanda lampu sein atau kondisi kendaraan yang menggunakan ban sudah aus.

"Potensi bahaya ini dikategorikan tingkat menengah dan dibutuhkan pengetahuan lebih untuk menanganinya dengan baik," kata Lucky.
 
Ketiga, potensi bahaya yang membutuhkan kemampuan prediksi bahaya tingkat tinggi, yakni potensi bahaya yang tidak terlihat secara langsung mata bikers, seperti kendaraan yang muncul tiba-tiba saat di persimpangan jalan .
 
Untuk mengatasi potensi bahaya, bikers dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dan menguatkan teknik berkendara. Dalam meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Pertama, belajar dari pengalaman diri sendiri dengan menambah jam terbang di berbagai kondisi jalan. 

Kedua, dapat belajar dari pengalaman orang lain dengan membaca atau mengikuti komunitas sepeda motor sebagai wadah dalam berbagi pengalaman berkendara.

Ketiga, dapat belajar dari alat simulator berkendara sepeda motor, seperti Honda Riding Trainer.

“Para bikers dapat mengikuti kelas Safety Riding ataupun menggunakan alat simulator berkendara seperti Honda Riding Trainer yang dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya di jalan serta meningkatkan kemampuan analisa kondisi jalan,” Lucky. 

Alat simulator Honda Riding Trainer dapat ditemukan di ruang prediksi bahaya di AHM-Safety Riding Park, Deltamas, Bekasi dan 940 dealer di berbagai wilayah Main Dealer Honda.

Editor : Dani Dahwilani